Bruno Mars Lewat Jakarta dan Kuala Lumpur di Tur Baru
Tur terbaru Bruno Mars, The Romantic Tour, tidak mencakup Jakarta dan Kuala Lumpur meski keduanya sukses pada konser sebelumnya.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 12.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bruno Mars mengumumkan jadwal baru untuk tur dunianya, The Romantic Tour, yang akan melintasi Asia dan Australia mulai Februari 2027. Dalam daftar perjalanan tersebut, kota-kota seperti Perth, Melbourne, Brisbane, Sydney, Auckland, Singapura, Bangkok, Kaohsiung, Hong Kong, Manila, dan Seoul menjadi tujuan utama. Namun, Jakarta dan Kuala Lumpur—dua lokasi yang sempat menjadi tuan rumah konser sukses dalam tur sebelumnya—tidak termasuk dalam rute baru ini.
Tur sebelumnya, Bruno Mars Live, pernah menggelar pertunjukan di Jakarta pada September 2024 dengan penonton melebihi 140 ribu orang, sementara di Kuala Lumpur, sekitar 50 ribu penonton hadir. Meski demikian, dua kota tersebut tidak lagi dimasukkan dalam jadwal The Romantic Tour, meski sejumlah destinasi lain di Asia disiapkan dengan durasi konser yang panjang, seperti empat hari di Singapura, Hong Kong, dan Seoul.
Ketidakhadiran Bruno Mars di Jakarta dan Kuala Lumpur diduga terkait kontroversi yang muncul setelah dirinya menggelar konser di Tel Aviv dan menyatakan dukungan terhadap Israel pada Oktober 2023. Sejak itu, muncul protes dan gerakan boikot di kedua negara, yang kemungkinan menjadi pertimbangan dalam pemilihan rute tur. Meski tidak ada pernyataan resmi dari pihak artis, pengaturan jadwal menunjukkan upaya mengakomodasi penggemar dari kawasan tersebut melalui lokasi terdekat seperti Singapura dan Hong Kong.
Album terbaru Bruno Mars, The Romantic, akan dirilis pada 27 Februari 2026—sekitar satu dekade setelah album 24K Magic (2016). Single pembuka dari album ini, yang sudah dipastikan rilis pada 9 Januari 2026, menjadi awal dari perjalanan kreatif baru yang menandai kembalinya sang musisi setelah masa hiatus panjang. Kolaborasi dengan Philip Lawrence, salah satu pencipta lagu klasiknya, kembali dilanjutkan dalam proyek ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prancis Catat Kematian Pertama Akibat Virus Shamonda pada Manusia
Prancis melaporkan kematian pertama manusia akibat infeksi virus Shamonda, yang menyerang pasien dengan imunodefisiensi berat, menjadi kasus global pertama tanpa risiko kesehatan umum saat ini.
25 Oktober 2026

Widodo AS: Pahlawan Transisi Demokrasi yang Tak Terlupakan
Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia pada usia 82 tahun, meninggalkan warisan penting dalam proses reformasi lembaga negara pasca-Orde Baru.
25 Oktober 2026

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.04 WITA

Serangan di Gereja Karak Tewaskan Sembilan Orang, Raja Yordania Tegaskan Tindakan Tegas
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Obama Sindir Renovasi Gedung Putih, Sebut Mirip Restoran Mewah
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

12 Orang Terluka dalam Penembakan Dekat Stadion FAMU
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Singapura Jamin Stabilitas Energi Meski RI Kurangi Ekspor Gas
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Bantuan Presiden Rp1,24 Triliun Disalurkan untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.02 WITA

Bima Ayman Modjo Luncurkan Single Perdana "Rindu yang Lirih
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.02 WITA

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.01 WITA

