Budget Terbatas, Gizi Keluarga Tetap Maksimal
Ahli nutrisi menegaskan bahwa asupan bergizi tidak harus mahal, dengan strategi pilihan bahan lokal dan keseimbangan menu yang tepat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 21.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemenuhan gizi keluarga tidak selalu membutuhkan anggaran besar. Banyak keluarga di Indonesia yang menganggap makanan sehat identik dengan harga tinggi, padahal kebutuhan nutrisi dapat dipenuhi melalui bahan pangan lokal yang terjangkau. Ahli nutrisi Tara Mutiara Ramdani menekankan pentingnya mengubah persepsi bahwa makanan bergizi harus berbahan premium seperti salmon atau produk impor. Ia menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan berbagai pangan lokal yang kaya nutrisi, termasuk umbi-umbian seperti kimpul dan beras berwarna-warni, sebagai alternatif nasi putih.
Penggunaan beragam sumber karbohidrat menjadi kunci agar asupan energi tetap seimbang tanpa tergantung pada satu jenis pangan. Di samping itu, pemenuhan protein harus diperhatikan secara menyeluruh. Tempe dan tahu menjadi pilihan nabati yang ekonomis dan kaya protein, namun protein hewani seperti telur dan ikan juga perlu masuk dalam menu sehari-hari. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki akses melimpah terhadap ikan yang mengandung lemak tak jenuh sehat, serta telur yang mudah diolah dan harganya terjangkau.
Susu sapi disebut sebagai salah satu pelengkap gizi yang efektif, karena proteinnya memiliki nilai DIAAS di atas 100 persen, menunjukkan kualitas tinggi dalam pencernaan dan penyerapan asam amino esensial. Namun, susu bukan pengganti makanan utama, melainkan bagian dari pola makan yang beragam. Untuk menjamin keseimbangan, disarankan menerapkan prinsip Tumpeng Gizi atau Isi Piringku, dengan proporsi karbohidrat, sayuran, protein, dan buah yang seimbang dalam setiap porsi makan.
Perencanaan menu harian menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan gizi dengan anggaran terbatas. Menurut Tara, masyarakat perlu lebih cermat dalam memilih lauk, mempertimbangkan nilai gizi, bukan hanya harga atau kenyang. Makanan olahan atau makanan di warung pun bisa menjadi pilihan, asalkan disertai tambahan sayuran dan variasi bahan. Kegiatan seperti menggoreng sosis bisa tetap sehat jika dikombinasikan dengan sayuran beragam.
Dukungan dari sektor swasta juga turut mendukung literasi nutrisi. Sebuah perusahaan yang aktif dalam edukasi kesehatan menegaskan komitmen untuk membantu keluarga Indonesia melalui kampanye nasional, menyediakan produk susu bernutrisi, serta menyelenggarakan forum diskusi dengan pakar. Tujuannya adalah memastikan masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap pangan berkualitas, tetapi juga memahami cara menyusun pola makan yang efisien dan seimbang, terlepas dari kondisi ekonomi yang menuntut penghematan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


