Bulog Siapkan 110 Ribu Ton Beras untuk Isi Stok Ritel
Bulog akan menyalurkan 110 ribu ton beras, termasuk 75 ribu ton premium, ke 10 ritel modern dalam satu bulan untuk antisipasi kenaikan harga dan kelangkaan pasokan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 19.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Perum Bulog menyiapkan penyaluran sebesar 110 ribu ton beras dalam waktu satu bulan untuk menstabilkan pasokan di ritel modern yang mengalami keterbatasan stok, khususnya beras premium. Langkah ini merupakan respons terhadap dinamika permintaan dan kekhawatiran inflasi harga pangan. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan komitmen penuh untuk memastikan distribusi berjalan tepat waktu dan merata.
Dari total tersebut, 75 ribu ton akan diperuntukkan bagi beras premium, sementara 35 ribu ton merupakan beras medium. Produk yang akan didistribusikan adalah jenis BeeFood, dengan harga jual per kemasan 5 kilogram sebesar Rp74.500. Penyaluran ini diharapkan mampu menekan fluktuasi harga dan menjamin ketersediaan di pasar konsumen.
Ritel yang menjadi penerima pasokan meliputi Indomaret, Alfamart, Tip Top, Indogrosir, dan Hero. Penyediaan beras ini merupakan bagian dari operasi pasokan rutin yang dilakukan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan. Koordinasi telah dilakukan secara intensif dalam rapat mendahului distribusi, dengan rencana penyaluran dimulai pekan depan.
Pihak Bulog menegaskan bahwa semua tahapan penyaluran akan dilakukan secara terpadu dan termonitoring, termasuk penyaluran ke pasar-pasar yang tergabung dalam SP2KP. Tujuannya adalah memastikan bahwa konsumen tetap memiliki akses terhadap beras berkualitas tanpa mengalami lonjakan harga yang tidak wajar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


