Bupati Klaten Diduga Intervensi Audit BPK Melalui Penyerahan Uang
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo diduga melakukan intervensi terhadap hasil audit BPK dengan menyerahkan Rp400 juta kepada perwakilan BPK Jateng.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya upaya pengkondisian hasil audit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Klaten tahun anggaran 2025. Temuan ini muncul setelah ditemukan kelebihan pembayaran honorarium sebesar Rp5 miliar, terdiri dari Rp4,16 miliar untuk narasumber sosialisasi yang tidak sesuai jam pelaksanaan dan Rp1,02 miliar untuk pelaksana kegiatan yang melampaui alokasi. Penyidik KPK menyatakan bahwa kejanggalan tersebut menjadi dasar awal penyelidikan terhadap praktik korupsi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Inspektur Daerah Agus Suprapto melakukan pertemuan dengan perwakilan BPK Jawa Tengah di Semarang. Pertemuan ini melibatkan Kepala Bidang Pemeriksaan Jateng 3 Iwan Hery Setiawan dan Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi H Rahmatullah. Dalam pertemuan tersebut, disebutkan terjadi penyerahan uang senilai Rp400 juta yang diduga sebagai bentuk intervensi untuk memengaruhi hasil audit. Penyerahan ini dilakukan secara langsung dan tidak melalui mekanisme resmi.
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan bentuk pengaruh yang tidak sah terhadap independensi audit. Ia menekankan bahwa hasil pemeriksaan BPK harus tetap objektif dan bebas dari campur tangan pihak manapun, terutama dari pejabat daerah yang memiliki kepentingan langsung terhadap hasil audit. Penyerahan dana tersebut diduga dilakukan untuk menutupi temuan kelebihan pembayaran dan menghindari sanksi administratif maupun hukum.
Dalam konteks lebih luas, kasus ini menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan KPK terhadap dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Klaten. Bupati Hamenang Wajar Ismoyo telah dikaitkan dengan berbagai kasus, termasuk penggunaan dana hasil korupsi untuk melunasi utang kampanye pilkada dan praktik suap terkait izin tambang. Penyidik KPK menegaskan bahwa upaya untuk mengintervensi proses audit merupakan tindakan serius yang dapat mengancam kredibilitas lembaga audit negara dan menodai prinsip akuntabilitas keuangan publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Vila Eks Hitler di Alpen Terbakar, Satu Tersangka Ditahan
Sebuah bangunan bersejarah milik Adolf Hitler di pegunungan Alpen terbakar, dengan satu orang ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung.
24 Oktober 2026

Unjuk Rasa Massal Guncang Prancis, 135 Orang Ditangkap
Aksi protes besar-besaran di berbagai kota Prancis menewaskan 135 orang ditangkap, menyusul kemarahan sosial terhadap kebijakan pemerintah dan aksi kongres partai sayap kanan.
24 Oktober 2026

Pimpinan CTIF di Singapura Tekankan Kolaborasi Intelijen Anti-Terorisme
Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin rapat CTIF Council di Singapura, perkuat sinergi intelijen sembilan negara hadapi ancaman terorisme sekaligus peringati lima tahun berdirinya fasilitas kolaborasi tersebut.
24 Oktober 2026

Yusril Soroti Kedalaman Evaluasi Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya pendalaman menyeluruh sebelum revisi definisi korupsi, mengingat kompleksitas hukum dan komitmen internasional Indonesia.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

