BYD Raih 4.000 SPK di GIIAS 2026, M6 Jadi Pilihan Utama Keluarga
BYD mencatatkan lebih dari 4.000 Surat Pemesanan Kendaraan selama GIIAS 2026, dengan BYD M6 DM menjadi model paling diminati, menyumbang lebih dari 20 persen total pesanan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 00.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi momentum penting bagi BYD di pasar Indonesia, dengan pencapaian lebih dari 4.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama gelaran berlangsung. Dari total pesanan tersebut, model BYD M6 DM mendominasi peminat, khususnya dari kalangan keluarga yang mencari kendaraan berperforma tinggi dan efisien. Jumlah pemesanan M6 DM mencapai lebih dari 850 unit, menunjukkan daya tarik kuat dari teknologi hibrida DM yang diklaim mendukung mobilitas ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan.
Kehadiran M6 DM tidak hanya menarik minat konsumen, tetapi juga mendapat perhatian dari tokoh-tokoh penting di pemerintahan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang secara langsung meninjau unit tersebut, bahkan menyempatkan waktu untuk mencoba pengalaman berkendara di dalam kabin. Keduanya menyampaikan apresiasi terhadap desain, kenyamanan, serta potensi produksi lokal yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional.
Selain M6, lini produk BYD lainnya seperti Atto 1, Seal, Atto 3, Sealion 7, dan Dolphin turut mencatatkan minat tinggi dari pengunjung. Sementara itu, jajaran kendaraan mewah Denza D9 juga menjadi sorotan, meski kontribusinya terhadap total SPK masih lebih kecil dibandingkan model utama. Area test drive menjadi salah satu titik favorit, dengan lebih dari 700 pengunjung mencoba langsung kendaraan, sebagian besar memilih M6, baik varian DM maupun EV.
Peningkatan minat terhadap produk BYD mencerminkan kepercayaan publik terhadap teknologi dan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik serta hibrida di Indonesia. Dengan rencana produksi penuh M6 DM di dalam negeri, BYD menegaskan tujuan jangka panjangnya: menyediakan solusi mobilitas berkelanjutan sekaligus turut memperkuat ekosistem industri lokal. Pencapaian ini juga sejalan dengan pencatatan penjualan ritel gabungan BYD dan Denza yang melampaui 32.000 unit sepanjang Juli 2026, dengan pangsa pasar mencapai 36 persen di segmen kendaraan listrik dan DM.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


