Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BYD Raih 4.000 SPK di GIIAS 2026, M6 Jadi Pilihan Utama Keluarga

BYD mencatatkan lebih dari 4.000 Surat Pemesanan Kendaraan selama GIIAS 2026, dengan BYD M6 DM menjadi model paling diminati, menyumbang lebih dari 20 persen total pesanan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 00.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BYD Raih 4.000 SPK di GIIAS 2026, M6 Jadi Pilihan Utama Keluarga
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi momentum penting bagi BYD di pasar Indonesia, dengan pencapaian lebih dari 4.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama gelaran berlangsung. Dari total pesanan tersebut, model BYD M6 DM mendominasi peminat, khususnya dari kalangan keluarga yang mencari kendaraan berperforma tinggi dan efisien. Jumlah pemesanan M6 DM mencapai lebih dari 850 unit, menunjukkan daya tarik kuat dari teknologi hibrida DM yang diklaim mendukung mobilitas ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan.

Kehadiran M6 DM tidak hanya menarik minat konsumen, tetapi juga mendapat perhatian dari tokoh-tokoh penting di pemerintahan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang secara langsung meninjau unit tersebut, bahkan menyempatkan waktu untuk mencoba pengalaman berkendara di dalam kabin. Keduanya menyampaikan apresiasi terhadap desain, kenyamanan, serta potensi produksi lokal yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional.

Selain M6, lini produk BYD lainnya seperti Atto 1, Seal, Atto 3, Sealion 7, dan Dolphin turut mencatatkan minat tinggi dari pengunjung. Sementara itu, jajaran kendaraan mewah Denza D9 juga menjadi sorotan, meski kontribusinya terhadap total SPK masih lebih kecil dibandingkan model utama. Area test drive menjadi salah satu titik favorit, dengan lebih dari 700 pengunjung mencoba langsung kendaraan, sebagian besar memilih M6, baik varian DM maupun EV.

Peningkatan minat terhadap produk BYD mencerminkan kepercayaan publik terhadap teknologi dan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik serta hibrida di Indonesia. Dengan rencana produksi penuh M6 DM di dalam negeri, BYD menegaskan tujuan jangka panjangnya: menyediakan solusi mobilitas berkelanjutan sekaligus turut memperkuat ekosistem industri lokal. Pencapaian ini juga sejalan dengan pencatatan penjualan ritel gabungan BYD dan Denza yang melampaui 32.000 unit sepanjang Juli 2026, dengan pangsa pasar mencapai 36 persen di segmen kendaraan listrik dan DM.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya