BYD Wajib Produksi 92 Ribu Mobil Listrik di Indonesia Sebelum 2028
Perusahaan otomotif asal Tiongkok, BYD, harus memenuhi kewajiban produksi 92.000 unit mobil listrik dalam negeri hingga akhir 2027 sebagai imbalan atas insentif impor yang diterima sejak 2024.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 13.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Perusahaan otomotif BYD Motor Indonesia kini diwajibkan memproduksi setidaknya 92.000 unit kendaraan listrik secara lokal dalam kurun waktu dua tahun, mulai Januari 2026 hingga Desember 2027. Kewajiban ini merupakan syarat utama dari program insentif impor kendaraan listrik yang diberikan pemerintah, yang memungkinkan BYD mengimpor kendaraan secara utuh tanpa bea masuk selama periode 2024–2025.
Dari total kuota impor sebanyak 100.000 unit yang diberikan, BYD hanya menggunakan sekitar 92.000 unit, sehingga kewajiban produksi lokal juga disesuaikan dengan jumlah tersebut. Keputusan ini didasarkan pada aturan peraturan menteri yang mengharuskan perusahaan yang memanfaatkan insentif pajak untuk membuka jaminan bank garansi sebagai bentuk komitmen pelaksanaan produksi dalam negeri.
Pabrik produksi BYD yang berlokasi di Subang, Jawa Barat, menjadi pusat strategis dalam memenuhi target tersebut. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kapasitas produksi yang cukup besar, memungkinkan perusahaan memenuhi kewajiban sesuai batas waktu yang ditentukan. Jika tidak terpenuhi, pemerintah berhak mencairkan jaminan yang telah diserahkan oleh perusahaan.
Luther Panjaitan, perwakilan publik dan hubungan pemerintah BYD Motor Indonesia, menyatakan optimisme terhadap realisasi target. Ia menilai permintaan pasar terhadap mobil listrik BYD terus meningkat, yang menunjukkan potensi penyerapan produksi dalam negeri secara efektif. Dengan tren penjualan yang kuat saat ini, perusahaan yakin dapat menyelesaikan kewajiban produksi sebelum tenggat akhir 2027.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


