Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

CBRE Gelar Rights Issue Rp1,27 Triliun untuk Konversi Utang

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) akan lakukan rights issue senilai maksimal Rp1,27 triliun, sebagian besar digunakan untuk konversi utang ke pihak-pihak terkait.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 10.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
CBRE Gelar Rights Issue Rp1,27 Triliun untuk Konversi Utang
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perseroan mengumumkan rencana penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dengan target penghimpunan dana mencapai Rp1,27 triliun. Aksi korporasi ini melibatkan penerbitan maksimal 11,8 miliar saham baru, dengan nilai nominal Rp25 per saham dan harga pelaksanaan Rp108 per saham. Saham baru tersebut akan diberikan kepada pemegang saham lama dengan rasio 260 HMETD untuk setiap 100 saham yang dimiliki.

Sebanyak 67,4% dari total dana hasil rights issue akan digunakan untuk konversi kewajiban keuangan menjadi modal disetor. Utang yang akan dikonversi berasal dari empat pihak, yakni PT Garuda Nusantara Mineral (GNM), PT Saga Investama Sedaya (SIS), Yafin Tandiono Tan, dan Hilong Shipping Holding Limited (HSIL), dengan nilai total Rp858,6 miliar atau setara US$48,5 juta. Langkah ini bertujuan memperkuat struktur modal dan menekan beban utang jangka pendek.

Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga 72,22% akibat penambahan saham baru. PT Omudas Investment Holdco (OIH), pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 61,13%, memilih tidak melaksanakan hak HMETD secara langsung. Sebagai gantinya, OIH akan mengalihkan sebagian hak tersebut kepada empat kreditur yang akan menyerap konversi utang.

Keempat pihak penerima pengalihan komitmen masing-masing menyerap HMETD secara proporsional: GNM sebesar 3,28 miliar HMETD (Rp354,1 miliar), SIS 2,05 miliar (Rp221,3 miliar), Yafin 1,8 miliar (Rp194,7 miliar), serta HSIL 819,6 juta (Rp88,5 miliar). Total komitmen mencapai tepat Rp858,6 miliar, sesuai dengan nilai utang yang akan dikonversi.

Jadwal pelaksanaan rights issue dimulai pada 23 Oktober 2026. Periode cum-right berlangsung di pasar reguler dan negosiasi mulai 2 November, sedangkan ex-right diberlakukan pada 3 November. Pemegang saham yang memenuhi syarat recording date pada 4 November berhak atas HMETD, yang dapat diperdagangkan dan dilaksanakan antara 6 hingga 12 November 2026.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya