CBRE Gelar Rights Issue Rp1,27 Triliun untuk Konversi Utang
PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) akan lakukan rights issue senilai maksimal Rp1,27 triliun, sebagian besar digunakan untuk konversi utang ke pihak-pihak terkait.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 10.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Perseroan mengumumkan rencana penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dengan target penghimpunan dana mencapai Rp1,27 triliun. Aksi korporasi ini melibatkan penerbitan maksimal 11,8 miliar saham baru, dengan nilai nominal Rp25 per saham dan harga pelaksanaan Rp108 per saham. Saham baru tersebut akan diberikan kepada pemegang saham lama dengan rasio 260 HMETD untuk setiap 100 saham yang dimiliki.
Sebanyak 67,4% dari total dana hasil rights issue akan digunakan untuk konversi kewajiban keuangan menjadi modal disetor. Utang yang akan dikonversi berasal dari empat pihak, yakni PT Garuda Nusantara Mineral (GNM), PT Saga Investama Sedaya (SIS), Yafin Tandiono Tan, dan Hilong Shipping Holding Limited (HSIL), dengan nilai total Rp858,6 miliar atau setara US$48,5 juta. Langkah ini bertujuan memperkuat struktur modal dan menekan beban utang jangka pendek.
Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga 72,22% akibat penambahan saham baru. PT Omudas Investment Holdco (OIH), pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 61,13%, memilih tidak melaksanakan hak HMETD secara langsung. Sebagai gantinya, OIH akan mengalihkan sebagian hak tersebut kepada empat kreditur yang akan menyerap konversi utang.
Keempat pihak penerima pengalihan komitmen masing-masing menyerap HMETD secara proporsional: GNM sebesar 3,28 miliar HMETD (Rp354,1 miliar), SIS 2,05 miliar (Rp221,3 miliar), Yafin 1,8 miliar (Rp194,7 miliar), serta HSIL 819,6 juta (Rp88,5 miliar). Total komitmen mencapai tepat Rp858,6 miliar, sesuai dengan nilai utang yang akan dikonversi.
Jadwal pelaksanaan rights issue dimulai pada 23 Oktober 2026. Periode cum-right berlangsung di pasar reguler dan negosiasi mulai 2 November, sedangkan ex-right diberlakukan pada 3 November. Pemegang saham yang memenuhi syarat recording date pada 4 November berhak atas HMETD, yang dapat diperdagangkan dan dilaksanakan antara 6 hingga 12 November 2026.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Dokter spesialis anak menekankan pentingnya deteksi dini gejala iritasi pernapasan pada anak akibat paparan abu vulkanik, terutama pada yang memiliki riwayat asma atau alergi.
9 September 2026

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Paparan abu vulkanik sering memicu iritasi saluran napas, termasuk gatal dan batuk; berikut cara alami meredakannya secara efektif.
9 September 2026

Warga 17 Tahun Dapat Rekening Otomatis Disertai Dana Awal Rp50 Ribu
Pemerintah siapkan rekening bank otomatis bagi warga usia 17 tahun dengan saldo awal Rp50 ribu, terhubung ke NIK, sebagai langkah inklusi keuangan dan digitalisasi ekonomi.
9 September 2026

Singapura Naikkan Gaji Pejabat Meski Ekonomi Tidak Merata
Singapura mengumumkan kenaikan gaji hingga 9% untuk menteri dan anggota parlemen, meski pertumbuhan ekonomi tidak merata dan tekanan inflasi masih tinggi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Bad Bunny dan Sabrina Carpenter Raih Emmy, Dekati EGOT
Rabu, 9 September 2026, 15.23 WITA

John Wick 4 Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV
Rabu, 9 September 2026, 15.22 WITA

Akun Vokalis Juicy Luicy Menghilang Pasca Pembatalan Konser di Batam
Rabu, 9 September 2026, 15.21 WITA

Cerai Audi dan Anthony: Tak Ada Orang Ketiga, Fokus pada Kepentingan Anak
Rabu, 9 September 2026, 15.21 WITA

KPK Diminta Turun Tangan Periksa Aliran Dana PT TMS
Rabu, 9 September 2026, 15.20 WITA

TMS Terancam Sanksi Rp2,19 Triliun, Gerak Sultra Minta KPK Awasi Pembayaran
Rabu, 9 September 2026, 15.20 WITA

Mahasiswa KKA Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
Rabu, 9 September 2026, 15.20 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA


