Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 07.20 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 Foto lokal iNarasikitaKendari, ıNarasikita - Seorang mantan siswa di salah satu sekolah menengah di Sulawesi Tenggara telah resmi melaporkan seorang guru karena dugaan pemerkosaan yang diduga terjadi secara berulang selama masa pendidikannya. Laporan ini dibuat setelah korban menyadari dampak psikologis jangka panjang dari kejadian tersebut, yang terus membekas hingga kini. Ia menyatakan bahwa perbuatan itu berlangsung dalam waktu yang cukup lama, dengan total 13 kali kejadian yang terjadi secara sistematis dan terencana.
Dalam laporan resminya, korban mengungkapkan bahwa pelaku, yang saat itu menjabat sebagai guru, menggunakan posisinya untuk menekan dan memanipulasi korban secara emosional dan psikologis. Korban mengaku merasa takut melawan karena ketergantungan pada guru tersebut dalam proses belajar. Ia menyebutkan bahwa pelaku sering kali mengajaknya ke ruang kelas kosong atau lokasi terpencil setelah jam sekolah, yang kemudian menjadi tempat kejadian perkosaan.
Kepolisian setempat telah menerima laporan dan kini sedang melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Penyidik menegaskan bahwa laporan tersebut akan diproses secara hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Proses penyelidikan akan melibatkan keterangan dari saksi, bukti elektronik, serta pendampingan psikologis bagi korban.
Pihak sekolah yang bersangkutan juga telah memastikan akan mengikuti proses hukum secara penuh dan menjamin tidak ada intervensi terhadap proses penyelidikan. Mereka menyatakan bahwa kasus ini merupakan pelanggaran serius terhadap etika profesi dan nilai-nilai pendidikan. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk menjaga integritas institusi dan memberikan rasa keadilan bagi korban.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Dorong Digitalisasi Pembiayaan UMKM dan Pertanian Sultra
OJK mempercepat transformasi digital pembiayaan sektor UMKM dan pertanian di Sultra untuk tingkatkan kontribusi ekonomi daerah terhadap nasional.
25 Oktober 2026

Aliansi Masyarakat Amberi Desak RDP Terbuka Soal PLTD Lambuya
Masyarakat Ring 1 Desa Amberi menolak kehadiran PLTD Lambuya dan mendesak DPRD Konawe gelar RDP terbuka untuk klarifikasi perizinan, dampak lingkungan, serta penggunaan dana CSR.
25 Oktober 2026

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Gelaran Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Kendari berhasil tingkatkan inklusi keuangan Sultra menjadi 85,52 persen dari 83 persen tahun sebelumnya.
24 Oktober 2026

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Seorang ibu dari Sulawesi Tenggara berusia 55 tahun mendampingi dua anaknya yang lulusan sarjana mencari pekerjaan melalui job fair di Jakarta, mengungkap kesulitan pasar kerja modern yang ketat meski kualifikasi tinggi.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

