Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Cerai Audi dan Anthony: Tak Ada Orang Ketiga, Fokus pada Kepentingan Anak

Pengacara Anthony Xie tegaskan perceraian tanpa isu perselingkuhan, didasarkan pada ketidakcocokan prinsip, dengan kesepakatan harta dihibahkan untuk anak dan nafkah sepenuhnya dari pihak laki-laki.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Cerai Audi dan Anthony: Tak Ada Orang Ketiga, Fokus pada Kepentingan Anak
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pengacara Anthony Xie, Rendi Rumapea, secara tegas membantah adanya isu perselingkuhan atau campur tangan pihak ketiga dalam gugatan cerai yang diajukan oleh Audi Marissa ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia menegaskan bahwa alasan perpisahan berasal dari ketidakselarasan visi dan misi dalam menjalani rumah tangga, bukan faktor eksternal seperti pergaulan atau perbedaan agama yang sempat menjadi bahan spekulasi publik.

Gugatan yang didaftarkan pada 11 Agustus 2026 bukan hasil keputusan mendadak, melainkan hasil dari proses panjang yang telah dilalui pasangan selama lebih dari satu tahun. Sejak 2025, keduanya terus berupaya menyelesaikan konflik melalui mediasi internal, namun akhirnya memutuskan untuk berpisah secara damai setelah berbagai upaya tidak membuahkan hasil. Keputusan ini diambil secara sadar demi menjaga kestabilan emosional dan kesejahteraan anak mereka.

Dalam perkara yang kini sedang diproses, tidak ada tuntutan pembagian harta bersama atau harta gono-gini. Semua aset yang dimiliki keduanya secara bersama dihibahkan sepenuhnya kepada putra mereka, Anzel Maverick Xie, sebagai bentuk komitmen untuk menjaga keutuhan masa depan anak. Sementara itu, Anthony Xie menanggung seluruh kewajiban nafkah tanpa batas nominal, mengingat hak asuh tetap berada di tangannya.

Kedua pihak menyatakan tetap menjaga hubungan baik meski berpisah secara hukum. Mereka berkomitmen untuk tidak saling menyerang di media publik dan memastikan proses perceraian berjalan tanpa konflik yang mengganggu tumbuh kembang anak. Sidang lanjutan yang dijadwalkan pada Kamis, 10 September 2026, akan kembali membahas agenda mediasi sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berlangsung.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya