Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Larangan Bungkus Makanan Sarapan di Hotel, Ini Alasannya

Hotel umumnya melarang tamu membungkus makanan sarapan dari buffe, demi menjaga keamanan dan kualitas hidangan serta menjaga etika bersama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 15.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Larangan Bungkus Makanan Sarapan di Hotel, Ini Alasannya
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kebiasaan membungkus sisa makanan sarapan setelah menikmati konsep prasmanan di hotel kerap menjadi perdebatan di kalangan tamu. Meski terlihat sepele, praktik ini umumnya dilarang oleh kebanyakan hotel, termasuk di jaringan Wyndham Surabaya City Centre. Menurut pihak manajemen, larangan ini bukan sekadar aturan formal, melainkan bagian dari standar operasional yang mengutamakan keamanan pangan dan kenyamanan bersama.

Pihak hotel menegaskan bahwa makanan yang disajikan dalam bentuk buffet harus dinikmati secara langsung di ruang makan. Alasannya, makanan yang dibungkus berisiko kehilangan kualitas, terkontaminasi, atau mengganggu kebersihan lingkungan. Selain itu, membawa makanan keluar dari area restoran dapat menimbulkan risiko penyebaran bakteri jika tidak disimpan dengan benar.

Bagi tamu yang ingin menikmati sarapan di kamar, hotel menyediakan layanan alternatif berupa room service dengan menu yang sama atau disesuaikan. Ini menjadi solusi praktis tanpa melanggar aturan. Pihak manajemen menyarankan tamu untuk memahami kebijakan masing-masing properti sebelum menginap, karena tidak semua hotel memiliki kebijakan seragam.

Etika dalam menyantap sarapan prasmanan juga perlu diperhatikan. Tamu sebaiknya datang pada jam operasional tengah, menghindari waktu terlalu awal atau terlalu dekat tutup. Menggunakan piring baru, mengambil porsi sesuai kebutuhan, antre dengan tertib, dan berpakaian rapi merupakan praktik yang diharapkan demi menjaga kenyamanan bersama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya