Larangan Bungkus Makanan Sarapan di Hotel, Ini Alasannya
Hotel umumnya melarang tamu membungkus makanan sarapan dari buffe, demi menjaga keamanan dan kualitas hidangan serta menjaga etika bersama.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 15.44 WITA·👁 12 orang membaca· 0 hari ini · 41x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kebiasaan membungkus sisa makanan sarapan setelah menikmati konsep prasmanan di hotel kerap menjadi perdebatan di kalangan tamu. Meski terlihat sepele, praktik ini umumnya dilarang oleh kebanyakan hotel, termasuk di jaringan Wyndham Surabaya City Centre. Menurut pihak manajemen, larangan ini bukan sekadar aturan formal, melainkan bagian dari standar operasional yang mengutamakan keamanan pangan dan kenyamanan bersama.
Pihak hotel menegaskan bahwa makanan yang disajikan dalam bentuk buffet harus dinikmati secara langsung di ruang makan. Alasannya, makanan yang dibungkus berisiko kehilangan kualitas, terkontaminasi, atau mengganggu kebersihan lingkungan. Selain itu, membawa makanan keluar dari area restoran dapat menimbulkan risiko penyebaran bakteri jika tidak disimpan dengan benar.
Bagi tamu yang ingin menikmati sarapan di kamar, hotel menyediakan layanan alternatif berupa room service dengan menu yang sama atau disesuaikan. Ini menjadi solusi praktis tanpa melanggar aturan. Pihak manajemen menyarankan tamu untuk memahami kebijakan masing-masing properti sebelum menginap, karena tidak semua hotel memiliki kebijakan seragam.
Etika dalam menyantap sarapan prasmanan juga perlu diperhatikan. Tamu sebaiknya datang pada jam operasional tengah, menghindari waktu terlalu awal atau terlalu dekat tutup. Menggunakan piring baru, mengambil porsi sesuai kebutuhan, antre dengan tertib, dan berpakaian rapi merupakan praktik yang diharapkan demi menjaga kenyamanan bersama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Siswi SMP Tangsel Diduga Dicoklati Minuman Berbahaya
Polisi bergerak cepat menangani dugaan perundungan dan pemerasan terhadap 14 siswi SMP Negeri 10 Tangsel, termasuk kasus paksa minum racikan yang menyebabkan tiga korban dirawat.
24 Oktober 2026

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Festival Jajanan Bango 2026 digelar di Hutan Kota GBK Jakarta, menampilkan lebih dari 50 pelaku UMKM kuliner untuk memperluas akses pasar dan memperkuat ekosistem kreatif generasi muda.
24 Oktober 2026

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Kreator makanan Nex Carlos menikmati beragam sajian unik dari Festival Jajanan Bango 2026, menyoroti keberhasilan paduan rasa lokal dan global dalam kreasi kuliner modern.
24 Oktober 2026

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Nilai ekspor kecap asal Indonesia mencapai 18,81 juta dolar AS pada periode Januari hingga Agustus 2026, menunjukkan pertumbuhan signifikan di pasar global.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

