ADHI Perjelas Proses Kajian Pendanaan Proyek LRT City
Adhi Karya menyatakan masih dalam tahap pembahasan dengan Danantara Asset Management untuk pendanaan proyek LRT City, termasuk penyelesaian unit yang belum diserahkan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 15.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Perusahaan pelaksana proyek LRT City, PT Adhi Karya (Persero) Tbk., mengonfirmasi bahwa proses kajian terkait alokasi pendanaan dari PT Danantara Asset Management (Persero) masih berlangsung secara intensif. Meski belum mencapai kesepakatan final, manajemen Adhi menegaskan komitmen untuk menjaga kelancaran proyek dan memenuhi kewajiban terhadap konsumen yang telah membeli unit di kawasan tersebut.
Pendanaan yang dimaksud masih dalam tahap evaluasi terkait skema, bentuk, dan besaran yang akan diberikan. Adhi menegaskan bahwa keputusan akhir akan mengacu pada hasil kajian mendalam, persetujuan internal, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Proses ini dilakukan secara transparan dan sistematis untuk memastikan keberlanjutan proyek.
Saat ini, anak perusahaan Adhi, PT Adhi City Development (ADCP), sedang mengembangkan 12 kawasan seluas lebih dari 122 hektar dengan target pembangunan sekitar 60.000 unit hunian. Dari total tersebut, 9.960 unit telah dipasarkan, di mana 5.484 unit telah berhasil terjual. Sebanyak 3.080 unit telah diserahkan kepada pembeli, sementara 2.404 unit lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
Untuk memastikan penyelesaian proyek sesuai target, pendanaan dari Danantara Asset Management sedang dipertimbangkan sebagai salah satu pendekatan strategis. Namun, manajemen menekankan bahwa rincian kebutuhan dana, progres konstruksi, serta jadwal penyelesaian dan serah terima masih dalam tahap finalisasi. Semua aspek tersebut akan disesuaikan dengan hasil kajian akhir yang telah dipersiapkan secara matang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Aksi unjuk rasa di Tirana memasuki hari ke-101 menolak pembangunan resor mewah yang dikaitkan dengan menantu Presiden AS, dengan massa melemparkan telur ke mobil anggota parlemen.
9 September 2026

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Pemerintah pusat siapkan skema pinjaman infrastruktur melalui PT SMI, dengan pembayaran dilakukan dari dana bagi hasil yang diterima daerah.
8 September 2026

SMGR Perkuat Ekspansi Pasar Lewat Proyek Strategis dan Reformasi Bisnis
Laba bersih Semen Indonesia tumbuh 445% pada semester pertama 2026, didorong proyek pemerintah, penataan anak usaha, dan pemulihan merek Kujang.
8 September 2026

Jepang Dorong Investasi di Kawasan Rebana, Fokus pada Ekonomi Hijau dan Infrastruktur
Pemerintah bersama JICA gelar seminar untuk memperkuat kemitraan publik-swasta dan menarik investasi di Kawasan Rebana, Jawa Barat, dengan fokus pada industri hijau dan pengembangan infrastruktur strategis.
8 September 2026
Berita Lainnya

Masker Sekali Pakai Tak Boleh Dicuci, Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 15.47 WITA

Thailand Perpendek Masa Bebas Visa Jadi 30 Hari Mulai 2026
Rabu, 9 September 2026, 15.45 WITA

Larangan Bungkus Makanan Sarapan di Hotel, Ini Alasannya
Rabu, 9 September 2026, 15.44 WITA

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

Kapal Filipina Ditangkap di Sulawesi, 25 Rumpon Ilegal Dibongkar
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA


