Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

ADHI Perjelas Proses Kajian Pendanaan Proyek LRT City

Adhi Karya menyatakan masih dalam tahap pembahasan dengan Danantara Asset Management untuk pendanaan proyek LRT City, termasuk penyelesaian unit yang belum diserahkan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 15.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
ADHI Perjelas Proses Kajian Pendanaan Proyek LRT City
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan pelaksana proyek LRT City, PT Adhi Karya (Persero) Tbk., mengonfirmasi bahwa proses kajian terkait alokasi pendanaan dari PT Danantara Asset Management (Persero) masih berlangsung secara intensif. Meski belum mencapai kesepakatan final, manajemen Adhi menegaskan komitmen untuk menjaga kelancaran proyek dan memenuhi kewajiban terhadap konsumen yang telah membeli unit di kawasan tersebut.

Pendanaan yang dimaksud masih dalam tahap evaluasi terkait skema, bentuk, dan besaran yang akan diberikan. Adhi menegaskan bahwa keputusan akhir akan mengacu pada hasil kajian mendalam, persetujuan internal, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Proses ini dilakukan secara transparan dan sistematis untuk memastikan keberlanjutan proyek.

Saat ini, anak perusahaan Adhi, PT Adhi City Development (ADCP), sedang mengembangkan 12 kawasan seluas lebih dari 122 hektar dengan target pembangunan sekitar 60.000 unit hunian. Dari total tersebut, 9.960 unit telah dipasarkan, di mana 5.484 unit telah berhasil terjual. Sebanyak 3.080 unit telah diserahkan kepada pembeli, sementara 2.404 unit lainnya masih dalam tahap penyelesaian.

Untuk memastikan penyelesaian proyek sesuai target, pendanaan dari Danantara Asset Management sedang dipertimbangkan sebagai salah satu pendekatan strategis. Namun, manajemen menekankan bahwa rincian kebutuhan dana, progres konstruksi, serta jadwal penyelesaian dan serah terima masih dalam tahap finalisasi. Semua aspek tersebut akan disesuaikan dengan hasil kajian akhir yang telah dipersiapkan secara matang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya