PIPA Perkuat Bisnis Migas Lewat Akuisisi 75% Aztech Pandu Persada
PT Oxalá Energy International Tbk menandatangani perjanjian pengambilalihan 75% saham Aztech Pandu Persada sebagai bagian dari strategi ekspansi di sektor energi dan migas.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 15.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PT Oxalá Energy International Tbk (PIPA) secara resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) untuk mengakuisisi 75% saham PT Aztech Pandu Persada dari pemegang saham tunggal, Riki Rinaldi Idham. Penandatanganan dilakukan pada 7 September 2026, menjadi langkah strategis dalam perluasan operasional perusahaan di bidang jasa teknis dan infrastruktur energi. Aztech Pandu Persada, yang bergerak dalam engineering, pengadaan cooling tower, serta sistem piping, diharapkan menjadi aset kunci dalam memperkuat jaringan bisnis PIPA di sektor migas dan energi.
Dalam keterangan resmi yang dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen PIPA menyatakan bahwa transaksi ini bertujuan meningkatkan kapasitas operasional, memperkuat portofolio investasi, serta membuka peluang pendapatan baru melalui integrasi kegiatan usaha. Selain itu, proses akuisisi juga diharapkan mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang lebih baik, termasuk peningkatan efisiensi dan transparansi operasional.
Nilai transaksi saat ini masih bersifat indikatif dan belum final, menunggu hasil uji tuntas (due diligence) serta persetujuan resmi dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Skema pembayaran direncanakan melalui penerbitan saham baru, surat utang, atau mekanisme lain yang sesuai dengan peraturan pasar modal dan perundang-undangan yang berlaku. Target penyelesaian transaksi ditetapkan dalam waktu enam bulan sejak penandatanganan CSPA.
Pihak manajemen menegaskan bahwa penandatanganan CSPA pada tahap ini tidak mengubah struktur kepemilikan saham pengendali (PSP) PIPA. Meski demikian, pergerakan pasar mencerminkan sentimen terhadap rencana akuisisi: saham PIPA mengalami koreksi harian sebesar 3,48% ke level Rp222 per saham pada pukul 11.48 WIB, namun dalam periode sebulan terakhir mampu mencatat kenaikan hingga 77,42%. Saat ini, kapitalisasi pasar PIPA berada di angka Rp753,74 miliar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Erupsi bersamaan enam gunung api di berbagai wilayah Indonesia disebabkan oleh pertemuan siklus aktivitas alami, bukan keterkaitan sistem magma.
9 September 2026

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Probabilitas Indonesia menjadi negara maju masih di bawah ambang batas, tertinggal dari Thailand dan Vietnam berdasarkan metode analisis kinerja ekonomi struktural.
9 September 2026

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Peningkatan belanja emas oleh bank sentral dunia mencatat rekor hingga Juli 2026, didorong kebutuhan diversifikasi cadangan dan stabilitas dalam era ketegangan global.
9 September 2026

LPS Dorong Literasi Keuangan Melalui Festival di Lampung
LPS sukses gelar Lampung Financial Festival 2026 dengan 6.800 pengunjung, fokus pada penguatan pemahaman keuangan generasi muda.
9 September 2026
Berita Lainnya

Masker Sekali Pakai Tak Boleh Dicuci, Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 15.47 WITA

Thailand Perpendek Masa Bebas Visa Jadi 30 Hari Mulai 2026
Rabu, 9 September 2026, 15.45 WITA

Larangan Bungkus Makanan Sarapan di Hotel, Ini Alasannya
Rabu, 9 September 2026, 15.44 WITA

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Kapal Filipina Ditangkap di Sulawesi, 25 Rumpon Ilegal Dibongkar
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

BUK Migas Siap Jadi Pemimpin Utama Sektor Hulu
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

RUU Migas Dipercepat, BUK Jadi Fokus Utama
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA


