KPK Diminta Turun Tangan Periksa Aliran Dana PT TMS
Gerak Sultra meminta KPK mengawasi penanganan kasus PT TMS lantaran dugaan keterlibatan pejabat dan pengembalian dana Rp500 miliar dari total kewajiban Rp2 triliun.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 15.20 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 20x dibuka
📷 MediaKendariKendari, ıNarasikita - Gerakan Anti Korupsi Sulawesi Tenggara (GERAK SULTRA) menyerukan langkah tegas terhadap penanganan kasus PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS), perusahaan tambang nikel di Pulau Kabaena, Bombana. Dalam pernyataannya, pihaknya mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengambil alih atau setidaknya melakukan pengawasan atas proses penyelidikan terkait sanksi administratif yang dikenakan terhadap perusahaan tersebut. Alasannya, sejumlah indikasi menunjukkan adanya ketidakjelasan dalam proses pembayaran dan sumber dana yang terlibat.
Total kewajiban PT TMS terhadap negara mencapai lebih dari Rp2 triliun, sebagian besar berupa denda akibat aktivitas pertambangan di kawasan hutan. Namun, sekitar Rp500 miliar telah dibayarkan. GERAK SULTRA menekankan pentingnya transparansi atas pembayaran tersebut, termasuk asal-usul dana, rekening penerima, dasar hukum pembayaran, serta kaitannya dengan hasil eksploitasi sumber daya alam. Mereka meminta agar uang tersebut tidak hanya dianggap sebagai penyelesaian administratif, tetapi juga menjadi objek penyelidikan lebih lanjut.
Pihaknya menyoroti kemungkinan adanya aliran dana yang tidak sesuai prosedur, serta kemungkinan terjadi pencucian uang atau tindak pidana lain yang terkait dengan kegiatan perusahaan. Wiwin Saputra, ketua GERAK SULTRA, menegaskan bahwa jika ditemukan indikasi pidana, uang sebesar Rp500 miliar harus ditelusuri dan diamankan sebagai barang bukti untuk pemulihan kerugian negara. Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus independen dan tidak terpengaruh oleh status sosial atau kedekatan dengan pejabat.
Ketegangan semakin meningkat karena PT TMS dikaitkan dengan Arinta Nila Hapsari, istri Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka (ASR). Meski belum ada bukti hukum yang menguatkan kaitan tersebut, GERAK SULTRA meminta transparansi terhadap struktur kepemilikan, pengendalian saham, dan hubungan ekonomi perusahaan. Mereka menegaskan bahwa siapa pun yang terlibat harus diperiksa tanpa diskriminasi, terlebih jika terkait dengan keluarga pejabat.
GERAK SULTRA menekankan bahwa masyarakat berhak mendapatkan kepastian hukum. Kasus yang melibatkan dana besar dan potensi korupsi tidak boleh berhenti pada pembayaran denda tanpa penelusuran lebih dalam. Mereka menyerukan koordinasi antara KPK, Kejaksaan Agung, dan Satgas Penertiban Kawasan Hutan guna menghindari konflik kepentingan dan memastikan proses penegakan hukum berjalan objektif. Publik, menurut mereka, harus diberi informasi yang jelas dan terbuka mengenai status perusahaan, pihak-pihak yang terlibat, serta aliran keuangan yang terkait.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Dorong Digitalisasi Pembiayaan UMKM dan Pertanian Sultra
OJK mempercepat transformasi digital pembiayaan sektor UMKM dan pertanian di Sultra untuk tingkatkan kontribusi ekonomi daerah terhadap nasional.
25 Oktober 2026

Aliansi Masyarakat Amberi Desak RDP Terbuka Soal PLTD Lambuya
Masyarakat Ring 1 Desa Amberi menolak kehadiran PLTD Lambuya dan mendesak DPRD Konawe gelar RDP terbuka untuk klarifikasi perizinan, dampak lingkungan, serta penggunaan dana CSR.
25 Oktober 2026

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Gelaran Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Kendari berhasil tingkatkan inklusi keuangan Sultra menjadi 85,52 persen dari 83 persen tahun sebelumnya.
24 Oktober 2026

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Seorang ibu dari Sulawesi Tenggara berusia 55 tahun mendampingi dua anaknya yang lulusan sarjana mencari pekerjaan melalui job fair di Jakarta, mengungkap kesulitan pasar kerja modern yang ketat meski kualifikasi tinggi.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

