China Cabut Jenderal Tertinggi dari Komando Militer Pusat
Parlemen China resmi mencabut Zhang Youxia dari posisi wakil kepala Komisi Militer Pusat setelah investigasi pelanggaran disiplin serius.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Parlemen Tiongkok mengumumkan pencabutan jabatan mantan jenderal Zhang Youxia dari Komisi Militer Pusat (CMC), badan pengambil keputusan militer tertinggi negara. Keputusan ini diambil dalam pertemuan komite tetap parlemen pada Jumat (28/8), dan dikonfirmasi oleh media resmi Xinhua, yang merujuk pada laporan AFP. Pencopotan ini merupakan formalisasi dari langkah sebelumnya yang telah menonaktifkan Zhang selama proses penyelidikan internal.
Zhang, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala CMC, merupakan salah satu perwira militer tertinggi di Tiongkok. Posisinya menempatkannya sebagai jenderal dengan pangkat tertinggi, berada di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping. Kehadirannya dalam struktur kekuasaan militer dan politik telah menjadi sorotan sejak Januari, ketika otoritas menegaskan bahwa Zhang bersama dua pejabat lain—Liu Zhenlu dan sejumlah anggota CMC—diduga melakukan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius.
Istilah "pelanggaran serius" yang digunakan oleh pemerintah Tiongkok kerap menjadi indikasi penyelidikan terhadap korupsi atau pelanggaran etika. Pencopotan Zhang mengejutkan banyak pihak, terutama karena ia dianggap dekat dengan Xi Jinping dan telah menjadi bagian penting dari struktur kekuasaan militer sejak 2012. Ia bergabung dengan Komite Pusat Partai Komunis Tiongkok pada 2007, kemudian menjadi anggota CMC, dan pada 2017 masuk Politbiro, badan tertinggi pengawas partai dan pemerintahan.
Dalam periode ketiga kepemimpinan Xi Jinping, Zhang tetap mempertahankan posisinya di CMC dan bahkan diangkat sebagai wakil ketua pertama. Namun, kehadirannya kini berakhir setelah hasil investigasi yang mengarah pada pencabutan jabatan. Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah Tiongkok terhadap pemberantasan korupsi, termasuk di lingkaran militer, yang telah menjadi fokus utama sejak era Xi Jinping.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

