China Perketat Larangan Perjalanan Luar Negeri
China menerapkan aturan pembatasan perjalanan yang mencakup larangan keluar bagi warga yang dianggap mengancam keamanan nasional, termasuk pelanggar aturan perdagangan dan teknologi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 07.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah China resmi melaksanakan kebijakan pembatasan perjalanan yang mencakup larangan keluar negeri terhadap warga negara yang dianggap membahayakan kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan nasional. Kebijakan ini berlaku bagi individu yang terlibat dalam pelanggaran terhadap regulasi impor, ekspor, atau penyalahgunaan teknologi sensitif. Aturan tersebut mulai berlaku sejak Juli 2026 dan dapat berlaku selama enam bulan hingga tiga tahun tergantung pada waktu kepulangan ke wilayah Tiongkok.
Dewan Negara menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk menjaga stabilitas internal dan melindungi kepentingan nasional dalam konteks geopolitik yang dinamis. Kewenangan tersebut diberikan untuk menangani ancaman potensial dari kebocoran informasi sensitif, aktivitas mata-mata, atau pelanggaran hukum yang berkaitan dengan keamanan nasional.
Beberapa pakar internasional memperingatkan bahwa definisi "ancaman" dalam aturan ini bersifat luas dan dapat ditafsirkan secara fleksibel. Seorang pengamat dari Universitas Nasional Singapura menyoroti potensi penggunaan kebijakan ini untuk menekan aktivitas politik atau akademik yang dianggap tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah. Ia menekankan bahwa dampak nyata dari kebijakan ini baru akan terlihat setelah adanya kasus konkret yang dilaporkan.
Salah satu contoh yang disebut adalah kasus seorang analis politik asal Amerika Serikat yang dilaporkan ditahan di provinsi Yunnan sejak 3 Juni 2026. Pemerintah AS menyatakan bahwa ia ditahan secara tidak sah, sementara Beijing membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa ia diduga melanggar hukum keamanan nasional Tiongkok. Hal ini menjadi bukti bahwa cakupan aturan larangan keluar dapat menjangkau individu dari berbagai latar belakang, termasuk warga negara asing.
Seorang profesor madya dari Universitas Teknologi Nanyang Singapura menyatakan bahwa kebijakan ini menunjukkan komitmen China untuk mengendalikan aliran informasi dan teknologi kritis. Ia menilai bahwa pembatasan perjalanan bukan hanya alat kontrol internal, tetapi juga pesan strategis bagi dunia luar tentang batas-batas yang tidak boleh dilanggar oleh pihak asing maupun warga negara sendiri dalam bidang sensitif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup Akibat Karhutla di Magetan
Penutupan sementara tiga jalur utama pendakian Gunung Lawu dilakukan untuk menjamin keselamatan pendaki menyusul munculnya titik api di wilayah Magetan.
16 September 2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027
Pemerintah resmi menetapkan 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama untuk tahun 2027, berdasarkan SKB Tiga Menteri yang disepakati di Jakarta.
16 September 2026

2027 Ditetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama
Pemerintah resmi menetapkan 26 hari libur di 2027, terdiri dari 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama, berdasarkan SKB Tiga Menteri.
16 September 2026

BYD Siap Produksi Truk Listrik Pertama di Eropa Tahun Depan
BYD menargetkan peluncuran truk berat listrik pertamanya di Eropa tahun depan, dengan rencana produksi lokal untuk menghindari ancaman tarif impor dari Uni Eropa.
16 September 2026
Berita Lainnya

Liburan ke Jepang Kini Lebih Mahal, Pemerintah Terapkan Tarif Berbeda
Rabu, 16 September 2026, 07.49 WITA

WIG 2026 Dorong Wisatawan Global Kenali Warisan Kuliner Lokal
Rabu, 16 September 2026, 07.47 WITA

7 Makanan Berbahaya yang Harus Dihindari Kelinci
Rabu, 16 September 2026, 07.46 WITA

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid Agustus 2026
Rabu, 16 September 2026, 07.45 WITA

Pengguna Keluhkan Bug Sistem Omo X Saat Gunakan Standar Samping
Rabu, 16 September 2026, 07.45 WITA

Trump Buka Ruang Pabrik Mobil China di AS
Rabu, 16 September 2026, 07.45 WITA

Toyota Siapkan Hilux Hidrogen untuk Eropa Mulai 2028
Rabu, 16 September 2026, 07.44 WITA

Kamera iPhone Lebih dari Sekadar Memotret
Rabu, 16 September 2026, 07.43 WITA


