Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

D4vd Ganti Pengacara Sebelum Sidang Kasus Mutilasi Remaja

Musisi D4vd resmi berganti tim hukum menjelang sidang kasus pembunuhan dan mutilasi remaja 14 tahun, dengan pengacara publik Los Angeles kini menangani kasusnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 17.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
D4vd Ganti Pengacara Sebelum Sidang Kasus Mutilasi Remaja
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - D4vd, musisi asal Los Angeles yang kini menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan dan mutilasi remaja perempuan berusia 14 tahun, telah mengganti tim pembelaannya dalam sidang terbaru di Pengadilan Tinggi Los Angeles. Penggantian ini terjadi sekitar sebulan setelah hakim Charlaine Olmedo menetapkan adanya bukti cukup untuk melanjutkan proses hukum terhadapnya. Kini, kantor pengacara publik Los Angeles yang menangani kasusnya, menggantikan pengacara sebelumnya yang sempat menjadi wajah hukum bagi banyak selebritas.

Sidang terbaru menampilkan bukti-bukti yang intensif dari jaksa penuntut, termasuk foto-foto lokasi kejadian yang menunjukkan kondisi mengerikan di rumah tersangka. Jaksa juga menyoroti pembelian sejumlah alat secara daring menggunakan nama samaran, termasuk tiga gergaji mesin, sekop, serta kolam renang plastik biru yang diduga digunakan untuk menutupi darah saat korban dimutilasi. Barang-barang tersebut dikirim ke alamat rumah D4vd setelah insiden terjadi, menurut keterangan penyidik.

Pihak berwenang menyatakan telah menemukan kesamaan profil genetik korban dengan sampel DNA yang diambil dari garasi rumah tersangka. Jenazah remaja itu ditemukan dalam kondisi membusuk di bagasi depan mobil Tesla yang terdaftar atas nama D4vd. Insiden ini terjadi sekitar lima bulan setelah pacarnya yang masih di bawah umur, Celeste Rivas Hernandez, dilaporkan menghilang pada April 2025, tepat pada waktu rilis album pertamanya.

D4vd didakwa melakukan pembunuhan tingkat pertama, mutilasi jenazah, dan pelecehan seksual terhadap anak. Jaksa menegaskan bahwa tersangka tega membunuh korban karena takut karier musiknya yang sedang naik daun akan hancur jika hubungan seksual mereka terungkap ke publik. Permintaan penggantian kuasa hukum disampaikan langsung oleh D4vd, meski alasan spesifiknya tidak diungkapkan secara terbuka.

Sidang berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Pihak mantan tim hukum menyatakan pengadilan telah menyetujui pengunduran diri mereka setelah memutuskan D4vd memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan hukum publik. Keputusan ini menandai langkah penting dalam proses hukum yang kini semakin intensif dan mendapat perhatian publik global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya