Daerah Diminta Siapkan Proyek EBT Siap Investasi
Kementerian ESDM dorong pemerintah daerah konsolidasikan potensi EBT 3.687 GW jadi proyek siap kembangkan dengan dukungan teknis dan pendanaan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 07.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah daerah diminta segera mengubah potensi energi baru dan terbarukan (EBT) yang mencapai sekitar 3.687 gigawatt menjadi proyek-proyek konkret yang siap dikembangkan. Langkah ini menjadi kunci dalam mewujudkan ambisi nasional, terutama melalui program PLTS 100 GWp yang ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Kesiapan daerah dalam merancang proyek yang sesuai karakteristik wilayah dan memenuhi standar kelayakan investasi menjadi syarat utama agar potensi besar tersebut benar-benar berkontribusi pada transformasi energi nasional.
Dalam rangkaian kegiatan EBTKE ConEx 2026, Kementerian ESDM menegaskan pentingnya kolaborasi antara kebijakan nasional dan perencanaan daerah. Melalui koordinasi dengan Global Green Growth Institute (GGGI), program Renewable Energy–Accelerated Transition in Indonesia (RE-ACT) terus memperkuat kapasitas daerah dalam menyusun proyek EBT yang layak dan menarik bagi investor. Proyek ini telah berjalan sejak 2021 dengan dukungan Kementerian Luar Negeri Selandia Baru, dan telah memberikan landasan teknis serta strategi pendanaan yang dapat diadaptasi di berbagai wilayah.
Keterlibatan langsung pemerintah daerah dalam perencanaan proyek EBT dinilai menentukan keberhasilan pengembangan energi bersih secara menyeluruh. Dengan adanya pendampingan teknis, penyiapan dokumen kelayakan, serta peta jalan pendanaan, daerah dapat mempercepat proses izin, menarik investor, dan membangun infrastruktur yang berkelanjutan. Hal ini tidak hanya mendukung target netral karbon, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemetaan potensi EBT yang terintegrasi dengan rencana pembangunan daerah menjadi langkah strategis untuk memastikan alokasi sumber daya optimal. Dengan pendekatan berbasis data dan kajian kelayakan, proyek EBT di daerah diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga menjadi pilar ekonomi berkelanjutan. Kementerian ESDM menekankan bahwa kesiapan proyek bukan sekadar dokumen, melainkan bentuk komitmen nyata dalam mendorong transisi energi yang inklusif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Pemerintah pusat siapkan skema pinjaman infrastruktur melalui PT SMI, dengan pembayaran dilakukan dari dana bagi hasil yang diterima daerah.
8 September 2026

SMGR Perkuat Ekspansi Pasar Lewat Proyek Strategis dan Reformasi Bisnis
Laba bersih Semen Indonesia tumbuh 445% pada semester pertama 2026, didorong proyek pemerintah, penataan anak usaha, dan pemulihan merek Kujang.
8 September 2026

Jepang Dorong Investasi di Kawasan Rebana, Fokus pada Ekonomi Hijau dan Infrastruktur
Pemerintah bersama JICA gelar seminar untuk memperkuat kemitraan publik-swasta dan menarik investasi di Kawasan Rebana, Jawa Barat, dengan fokus pada industri hijau dan pengembangan infrastruktur strategis.
8 September 2026

Lelang Aset Cuci Uang Rp42 Triliun, Perhiasan dan Tas Mewah Dibuka ke Publik
Ratusan barang mewah hasil sitaan kasus pencucian uang senilai Rp42 triliun di Singapura dilelang secara daring, dengan target pendapatan Rp40,4–54,3 miliar.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


