Danantara Bahas Strategi Investasi dengan Menkeu
Menteri Keuangan bertemu jajaran Danantara untuk perkuat sinergi pengelolaan investasi nasional demi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 23.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Suahasil Nazara, hari ini menggelar pertemuan dengan pimpinan Danantara Indonesia, dipimpin oleh Chief Investment Officer (CIO) Pandu Patria Sjahrir. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta ini menjadi momen penting dalam membahas arah pengelolaan dan pengembangan investasi strategis yang mendukung stabilitas sistem keuangan serta percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Suahasil menegaskan bahwa Danantara Indonesia memiliki posisi krusial dalam mendorong transformasi ekonomi. Ia menilai institusi ini sebagai pilar penting dalam mewujudkan pertumbuhan yang lebih tinggi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas. Menurutnya, peran Danantara tidak hanya terbatas pada pengelolaan aset, tetapi juga dalam menjaga keseimbangan dan ketahanan sistem keuangan nasional.
Pandu Patria Sjahrir hadir bersama jajaran direksi Danantara serta para tenaga ahli, termasuk Rionald Silaban selaku Managing Director for Regulatory Legal dan Masyita Cyrstallin sebagai Head of Economic & ESG Strategic Positioning. Mereka turut membahas strategi pengelolaan investasi jangka panjang, dengan fokus pada sektor-sektor prioritas seperti infrastruktur, layanan keuangan, pangan dan pertanian, kesehatan, serta real estat. Pertemuan ini juga menjadi forum untuk menyelaraskan kebijakan dan koordinasi antarlembaga.
Suahasil menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara Kementerian Keuangan dan Danantara terus diperkuat. Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjalankan mandat pengelolaan investasi pemerintah dan aset BUMN secara optimal. Dengan kerja sama yang solid, Danantara diharapkan mampu mempercepat pencapaian tujuan pembangunan nasional melalui pengalokasian dana yang efisien dan berdampak luas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

ISF 2026 Tekankan Kolaborasi Global untuk Ekonomi Berkelanjutan
Forum keberlanjutan internasional 2026 di Jakarta akan fokus pada pertumbuhan rendah karbon dan ketahanan sistemik dengan melibatkan lebih dari 200 narasumber global.
2 Oktober 2026

Program Asuransi BMN Perluas Cakupan ke 20+ Kementerian
Program asuransi barang milik negara melalui pooling fund bencana akan melibatkan lebih dari 20 kementerian mulai 2027, dengan fokus pada perlindungan aset strategis dari risiko bencana.
2 Oktober 2026

Indonesia Perkuat Kemitraan Ekonomi dengan Jerman 2026
Tahun 2026 menjadi titik penting dalam hubungan Indonesia-Jerman melalui serangkaian pertemuan tingkat tinggi dan percepatan kerja sama di sektor industri, energi hijau, serta pengembangan SDM.
2 Oktober 2026

Revitalisasi Sekolah di Bali Dorong Peningkatan Ekonomi dan Kualitas Pembelajaran
Program revitalisasi 401 sekolah di Bali pada 2025–2026 tidak hanya perbaiki infrastruktur, tapi juga tingkatkan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan kenyamanan belajar.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lelang Batik Karya Desainer Dorong Permodalan UMKM Perempuan
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

MA Setujui Permohonan Pemakzulan Bupati Gowa
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

Insentif SPPG Rp2.000 Harus Disertai Standar Mutu Ketat
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

Anggota DPR Puji Kinerja Basarnas dalam Operasi SAR KM Virgo
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.27 WITA

Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri, Mulai Era Baru Kepemimpinan
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kejagung Tegaskan Nanik Deyang Tak Terlibat dalam Kasus MBG
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.26 WITA

Suara Hujan dan Ketenangan yang Dibentuk Otak
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.25 WITA

Tepung Olahan Berlebihan Picu Risiko Penyakit Kronis
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.23 WITA

