Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Denza D9 Siap Diproduksi Lokal di Pabrik Subang

Pabrik BYD di Subang resmi memulai produksi lokal Denza D9 setelah melalui uji coba, menandai ekspansi kapasitas produksi kendaraan listrik dalam negeri.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 19.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Denza D9 Siap Diproduksi Lokal di Pabrik Subang
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, telah secara resmi memulai tahap produksi lokal untuk model Denza D9, setelah sebelumnya melalui serangkaian uji coba di jalur perakitan. Mobil listrik berjenis MPV tersebut kini terlihat berada di area finishing line, menandakan tahap akhir produksi sebelum pengetesan dan inspeksi berkala. Kehadiran D9 di area perakitan menegaskan komitmen BYD Auto Indonesia untuk memperluas lini produksi kendaraan listrik dalam negeri, sekaligus menjawab permintaan pasar yang terus meningkat.

Selain Denza D9, pabrik yang memiliki luas 126 hektar ini juga telah memproduksi Atto 1 dan M6 DM secara massal, sementara M6 EV masih dalam tahap uji coba. Menurut sumber internal di lokasi, produksi massal D9 akan segera dimulai setelah proses pengujian selesai. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas dan kesesuaian standar internasional sebelum peluncuran komersial.

Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia, mengonfirmasi bahwa produksi lokal Denza D9 sedang dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi ekspansi domestik. Ia menyebut bahwa produk-produk dengan kontribusi volume signifikan, seperti Atto 1 dan M6, menjadi prioritas, sementara D9 — yang diklaim memiliki permintaan stabil — juga diproyeksikan masuk produksi dalam negeri. Ketika ditanya secara langsung, ia menyatakan kemungkinan besar D9 akan diproduksi di dalam negeri.

Denza D9 diluncurkan secara resmi di Indonesia pada 22 Januari 2025 dengan harga Rp950 juta, menawarkan alternatif kendaraan premium berbasis listrik untuk kelas MPV, bersaing langsung dengan Toyota Alphard dan Lexus LM. Pabrik Subang, yang dibangun dengan investasi Rp16 triliun, memiliki kapasitas maksimal 150 ribu unit per tahun, termasuk fasilitas cetak, las, pengecatan, dan perakitan lengkap. Target produksi hingga 2027 mencapai 92 ribu unit, sejalan dengan komitmen sebagai peserta insentif impor mobil listrik CBU.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya