Destinasi Hiburan Dunia yang Kini Terbengkalai
Ratusan bangunan wisata yang pernah ramai kini ditinggalkan, menyimpan kenangan masa kejayaan dan sisa arsitektur yang memukau di berbagai benua.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 17.38 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Di tengah perubahan zaman, sejumlah tempat hiburan dan fasilitas umum yang dulu menjadi ikon kota kini mengalami kepunahan fungsional. Mulai dari taman hiburan hingga hotel mewah, banyak dari mereka yang ditinggalkan karena krisis keuangan, perubahan struktur pengelolaan, atau bencana alam dan nuklir. Bangunan-bangunan ini kini terbengkalai, dikelilingi alam liar dan kerusakan waktu, menyisakan bayangan masa lalu yang penuh keindahan dan kesedihan.
Salah satu contoh paling mencolok adalah Nara Dreamland di Jepang, yang dibuka pada 1961 sebagai inspirasi dari Disneyland. Dengan desain klasik dan wahana seru, tempat ini sempat menjadi tujuan favorit keluarga. Namun, daya tariknya menurun akibat persaingan ketat dari taman hiburan lain, hingga akhirnya tutup pada 2006. Setelah bertahun-tahun dibiarkan, kawasan tersebut akhirnya dibongkar sekitar 2010-an.
Di Eropa, Haludovo Palace Hotel di Kroasia yang pernah menjadi tempat menginap mantan Presiden Irak Saddam Hussein kini menjadi reruntuhan mewah. Dibangun pada era 1970-an, hotel ini menawarkan kemewahan khas zaman itu, namun kini hanya menyisakan kamar kosong dan fasilitas yang terkikis waktu. Sementara itu, taman hiburan Camelot di Inggris, yang mengusung tema abad pertengahan dengan bianglala dan roller coaster, tutup pada 2012 setelah menghadapi tekanan bisnis yang tak teratasi.
Kawasan lain seperti Arndale Underground Market di Manchester dan Royal Marines Museum di Portsmouth juga mengalami nasib serupa. Pasar bawah tanah yang dahulu ramai dijadikan pusat dagang kini terlantar, sementara museum militer yang menyimpan sejarah penting kini tak lagi beroperasi di lokasi aslinya. Di Amerika Serikat, Lake Shawnee Amusement Park, yang mulai beroperasi sejak 1920-an, kini ditinggalkan setelah tutup pada era 1960-an dan kini menjadi lokasi legenda urban yang sering dikaitkan dengan cerita mistis.
Yang paling memilukan adalah Taman Hiburan Pripyat di Ukraina, yang dibuka tepat sebelum bencana nuklir Chernobyl. Meski belum sempat beroperasi secara penuh, seluruh fasilitasnya langsung ditinggalkan saat kota dievakuasi. Bianglala kuning yang menjadi ikon kini menjadi simbol kehampaan dan kesedihan. Kini, kawasan tersebut hanya bisa dikunjungi dengan izin khusus karena tingkat radiasi yang masih terdeteksi, menjadikannya destinasi paling ikonik dari kota terbengkalai dunia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Pemerintah menaikkan target setoran PNBP sektor energi dan mineral tahun 2026 menjadi Rp165 triliun, didorong capaian positif hingga September yang sudah mencapai 93,78% dari target sebelumnya.
25 Oktober 2026

Rupiah Terus Melemah di Atas Rp18.000/US$
Rupiah mengalami tekanan berkelanjutan dengan nilai tukar menembus level Rp18.040 per dolar AS, dipicu penguatan greenback dan penurunan persepsi investasi global.
25 Oktober 2026

BRILink Agen Fillio Dorong Inklusi Keuangan di Dumai
Layanan keuangan melalui BRILink Agen Fillio di Dumai berhasil meningkatkan akses transaksi keuangan bagi masyarakat, terutama UMKM dan lansia, sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
25 Oktober 2026

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Mantan Presiden AS Barack Obama menyerukan dukungan terhadap Demokrat dalam pemilu sela, menilai pemerintahan Trump telah membawa kekacauan dan kebijakan yang merusak stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Siapkan Rp883 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.21 WITA

