Dito Ariotedjo Hadir di Persidangan KPK Soal Kuota Haji
Mantan pejabat Kemenag bersaksi di sidang dugaan korupsi kuota haji, mengungkap proses pengambilan keputusan dan keterlibatan pihak-pihak tertentu.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 11.20 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibukaKendari, ıNarasikita - Mantan pejabat Kementerian Agama, Dito Ariotedjo, tampil sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Ia diperiksa oleh penyidik KPK untuk mengungkap mekanisme penentuan kuota haji dan alur pengambilan keputusan yang diduga melibatkan unsur korupsi. Dalam kesaksiannya, Dito menjelaskan secara rinci bagaimana proses pengajuan dan penyerahan kuota dilakukan, termasuk peran pihak-pihak yang turut terlibat dalam pengambilan keputusan.
Dalam persidangan, Dito mengungkap bahwa keputusan penentuan kuota haji tidak sepenuhnya berdasarkan kriteria teknis, melainkan dipengaruhi oleh intervensi dari pihak-pihak tertentu. Ia menyebutkan adanya tekanan dari oknum yang menginginkan kuota diberikan kepada kelompok tertentu meskipun tidak memenuhi syarat. Hal ini menurutnya menyebabkan ketidakadilan dalam distribusi kuota dan membuka celah bagi praktik korupsi. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas sesuai aturan, tetapi merasa kewalahan menghadapi tekanan dari internal organisasi.
KPK menilai kesaksian Dito penting untuk memperjelas alur kejahatan yang diduga terjadi selama periode tertentu. Tim penyidik khusus memfokuskan pemeriksaan pada peran aktif pihak-pihak yang diduga memanipulasi kuota haji demi keuntungan pribadi. Dito juga diminta menjelaskan dokumen-dokumen terkait pengajuan kuota yang diduga dimanipulasi, termasuk surat keputusan dan arsip internal Kemenag yang menjadi bukti pendukung.
Sidang yang berlangsung secara terbuka ini menjadi bagian dari upaya KPK memperkuat bukti dalam proses penyidikan. KPK menegaskan bahwa kasus ini tidak hanya menyangkut dugaan korupsi, tetapi juga menimpa hak masyarakat dalam mendapatkan akses ke ibadah haji secara adil dan transparan. Tujuan utama dari pemeriksaan ini adalah untuk mengungkap jaringan dan mekanisme yang digunakan untuk memanipulasi proses distribusi kuota.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Bocah Singapura Malone Lam ditangkap setelah mencuri Bitcoin senilai US$245 juta dan menghabiskannya untuk mobil mewah, hiburan mewah, serta penyewaan jet pribadi.
10 September 2026

Pemusnahan Rokok dan Miras Ilegal Capai Rp68,8 Miliar
Bea Cukai Sumbagbar musnahkan puluhan juta batang rokok dan ribuan liter miras ilegal, sekaligus catat realisasi penerimaan negara melebihi target hingga September 2026.
10 September 2026

Polisi Tembak Istri di TK, 44 Anak Selamat
Seorang petugas kepolisian menembak mati istrinya, seorang guru TK, di lokasi kerja, lalu kembali ke rumah dan dikelilingi polisi dalam negosiasi, sementara 44 anak dievakuasi tanpa cedera.
10 September 2026

Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Papua Pegunungan
Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas menyampaikan duka mendalam atas tewasnya tiga petugas pertanian saat menyalurkan bantuan ternak di Jayawijaya, Papua, dan menekankan pentingnya keamanan bagi pelaksana program kemanusiaan.
10 September 2026
Berita Lainnya

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Kamis, 10 September 2026, 15.49 WITA

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


