DJP Siapkan AI untuk Pajak, Jamin Kerahasiaan Data Wajib Pajak
Direktur Jenderal Pajak menegaskan komitmen pemerintah menjaga kerahasiaan data wajib pajak meski menerapkan kecerdasan buatan dalam pengawasan perpajakan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 47x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak tengah mempersiapkan integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem pengawasan perpajakan, dengan fokus utama pada perlindungan data pribadi wajib pajak. Kepala DJP menegaskan bahwa keamanan dan kerahasiaan informasi menjadi prioritas strategis, sekaligus menjadi fondasi utama dalam pengembangan teknologi digital di sektor pajak.
Penerapan AI tidak akan dilakukan melalui penggunaan data publik atau sumber terbuka yang berisiko menimbulkan kebocoran informasi. Sebaliknya, pemerintah berkomitmen mengembangkan sistem kecerdasan buatan secara mandiri, dengan dukungan kapasitas internal dan kebijakan teknologi yang ketat. Proses ini disebut sebagai upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam administrasi perpajakan.
Dalam proses pengembangan, DJP juga akan menjalin kerja sama dengan otoritas pajak internasional yang telah lebih dulu memanfaatkan AI, termasuk negara-negara dengan sistem perpajakan canggih seperti China. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat pembentukan model AI yang sesuai dengan konteks dan kebutuhan nasional tanpa mengorbankan keamanan data.
Manfaat dari penerapan AI di sektor pajak mencakup pemrosesan data dalam jumlah besar secara real-time, identifikasi potensi kepatuhan yang lebih akurat, serta layanan respons otomatis terhadap pertanyaan rutin dari wajib pajak. Menurut pejabat terkait, AI bukan lagi sekadar tren masa depan, melainkan alat yang sudah diperlukan untuk mewujudkan sistem pajak yang modern, responsif, dan berbasis data.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Pemerintah menaikkan target setoran PNBP sektor energi dan mineral tahun 2026 menjadi Rp165 triliun, didorong capaian positif hingga September yang sudah mencapai 93,78% dari target sebelumnya.
25 Oktober 2026

Rupiah Terus Melemah di Atas Rp18.000/US$
Rupiah mengalami tekanan berkelanjutan dengan nilai tukar menembus level Rp18.040 per dolar AS, dipicu penguatan greenback dan penurunan persepsi investasi global.
25 Oktober 2026

BRILink Agen Fillio Dorong Inklusi Keuangan di Dumai
Layanan keuangan melalui BRILink Agen Fillio di Dumai berhasil meningkatkan akses transaksi keuangan bagi masyarakat, terutama UMKM dan lansia, sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
25 Oktober 2026

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Mantan Presiden AS Barack Obama menyerukan dukungan terhadap Demokrat dalam pemilu sela, menilai pemerintahan Trump telah membawa kekacauan dan kebijakan yang merusak stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Siapkan Rp883 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.21 WITA

