DPD RI Dorong RUU Kecerdasan Buatan dengan Kolaborasi Lembaga Terkemuka
DPD RI menginisiasi penyusunan RUU Kecerdasan Buatan bersama BRIN dan ICMI untuk memastikan regulasi yang menjaga keseimbangan antara inovasi dan keamanan sosial.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 17.57 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia mengambil langkah strategis dalam menyusun kerangka hukum untuk pengelolaan kecerdasan buatan (AI) melalui inisiatif penyusunan Rancangan Undang-undang. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap percepatan transformasi digital yang membawa dampak luas terhadap ekonomi, sosial, dan tatanan kehidupan masyarakat. DPD menilai, tanpa regulasi yang tepat, perkembangan AI berpotensi menimbulkan ketidakadilan dan krisis sosial di masa depan.
Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, menegaskan bahwa keberadaan AI yang semakin mengakar dalam berbagai sektor memerlukan pendekatan kebijakan yang berbasis bukti dan pertimbangan kearifan lokal. Ia menyoroti pentingnya melibatkan lembaga riset dan organisasi masyarakat sipil dalam proses legislasi agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya ilmiah tetapi juga selaras dengan nilai-nilai budaya dan keagamaan bangsa.
Kerja sama strategis ini dilakukan setelah pertemuan dengan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Arif Satria, di kantor DPD RI. Kedua lembaga tersebut dipilih karena memiliki kapasitas akademik, pengalaman riset, serta komitmen terhadap pengembangan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan. Proses kajian bersama akan menjadi dasar penyusunan RUU yang mempertimbangkan aspek teknis, sosial, hukum, dan etika.
Proses kolaboratif ini akan diformalkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ketiga pihak. Dengan pendekatan partisipatif yang inklusif, DPD RI berharap dapat menciptakan regulasi AI yang tidak hanya menjamin keamanan dan keteraturan, tetapi juga mendorong inovasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Tujuan utamanya adalah menjaga peradaban bangsa dari potensi bahaya teknologi jika tidak dikelola secara konstitusional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Manajer Koperasi Desa Ditetapkan sebagai Pegawai BUMN dengan Kontrak Dua Tahun
Manajer Koperasi Desa Merah Putih resmi menjadi pegawai BUMN melalui PT Agrinas Pangan Nusantara dengan kontrak waktu tertentu selama dua tahun.
23 September 2026

Kayak Analytics Dorong Modernisasi Jaringan Listrik Indonesia dengan AI
Perusahaan teknologi energi Singapura, Kayak Analytics, memperkenalkan solusi berbasis kecerdasan buatan untuk memperkuat digitalisasi jaringan listrik di Indonesia melalui pemantauan aset dan prediksi risiko.
23 September 2026

AI dan Kreativitas Manusia dalam Arsitektur Masa Depan
Diskusi daring mengungkap peran kecerdasan buatan sebagai alat pendukung, bukan pengganti, dalam inovasi arsitektur berbasis batu alam dan desain kreatif.
23 September 2026

Samsung Siapkan Konfigurasi RAM dan Penyimpanan Unggulan di Galaxy S27 Series
Bocoran terbaru mengungkap rencana Samsung mempertahankan RAM 12 GB untuk sebagian besar model Galaxy S27, dengan varian tertentu dilengkapi RAM 16 GB dan penyimpanan hingga 1 TB.
23 September 2026
Berita Lainnya

Rapat Istana Bahas Ekspansi Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi
Rabu, 23 September 2026, 17.56 WITA

Bensin dari Batu Bara Butuh Investasi Raksasa
Rabu, 23 September 2026, 17.56 WITA

KRL INKA Terlambat dan Ditarik dari Operasi
Rabu, 23 September 2026, 17.56 WITA

Petani Tebu Minta HET Gula Dicabut Akibat Beban Pupuk Naik
Rabu, 23 September 2026, 17.56 WITA

Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp576 Triliun untuk Dorong Ekonomi 2026
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

Danantara Diminta Dukung Proyek Bensin dari Batu Bara
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Meningkat Jadi 2,85% dari PDB
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

BI Perkuat Insentif Swap Lindung Nilai untuk Stabilkan Rupiah
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

