Rapat Istana Bahas Ekspansi Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi
Menteri-menteri kabinet Merah Putih menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka untuk mengevaluasi skema pelaksanaan pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi, dengan fokus pada pendanaan dan prioritas kelompok sasaran.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 17.56 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Para menteri kabinet Merah Putih telah berkumpul di Istana Merdeka untuk membahas rencana perluasan program pendidikan gratis yang saat ini hanya mencakup jenjang dasar hingga SMA. Rapat terbatas ini menjadi momen penting dalam menyusun arah kebijakan pendidikan nasional, terutama terkait kemungkinan pengadaan akses gratis bagi perguruan tinggi negeri. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa layanan pendidikan dasar di sekolah negeri telah bebas biaya sejak lama, sehingga fokus kini beralih ke tingkat perguruan tinggi.
Mengenai rencana penggratisan perguruan tinggi, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi menyatakan bahwa keputusan akhir belum diambil. Ia menekankan bahwa rapat ini difokuskan pada identifikasi berbagai opsi skema pelaksanaan, termasuk tahapan implementasi dan target sasaran. Menurutnya, arahan Presiden sangat kuat terhadap prioritas investasi di sektor pendidikan, sehingga perlu dilakukan analisis mendalam terkait kelayakan fiskal dan dampak sosial.
Pendanaan menjadi fokus utama dalam diskusi. Menteri Pendidikan Tinggi menyampaikan bahwa belum ada angka pasti terkait kebutuhan anggaran, namun perlu diprioritaskan pada kelompok masyarakat rentan, khususnya desil 4. Pemerintah akan melakukan simulasi berbagai skenario, seperti penerapan secara bertahap—dimulai dari mahasiswa baru atau kelompok berpenghasilan rendah—untuk menjamin keberlanjutan program dalam kondisi anggaran yang terbatas.
Menteri Keuangan menyatakan bahwa alokasi anggaran untuk program ini belum dapat dipastikan hingga hasil rapat diserap. Sementara itu, Menteri Sosial melaporkan kemajuan program sekolah rakyat yang telah menjangkau 182 titik dengan total 44.000 siswa. Di sisi lain, Menteri Agama menyampaikan rencana pengembangan pendidikan madrasah, termasuk penguatan lembaga baru untuk pondok pesantren, sebagai bagian dari pendekatan inklusif dalam sistem pendidikan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Petani Tebu Minta HET Gula Dicabut Akibat Beban Pupuk Naik
Petani tebu mendesak pencabutan Harga Eceran Tertinggi (HET) gula karena kenaikan biaya pupuk nonsubsidi dan keterbatasan alokasi subsidi.
23 September 2026

Kemnaker Perketat Verifikasi Perusahaan dalam MagangHub
Pemerintah memperketat seleksi perusahaan peserta MagangHub untuk pastikan keamanan dan kualitas magang, dengan pencoretan instansi abal-abal dan posisi tidak sesuai profil lulusan.
23 September 2026

Prabowo Tandatangani Perpres Percepatan Kopdes Merah Putih
Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Perpres 82/2026 sebagai landasan tata kelola koperasi desa Merah Putih untuk mempercepat operasional dan penyaluran bantuan.
23 September 2026

Banjir Bandang Solok Tewaskan Satu Orang, 36 Warga Mengungsi
Banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, menewaskan satu orang, melukai lima orang, merusak 40 rumah, dan mengganggu operasional pemerintahan daerah.
23 September 2026
Berita Lainnya

DPD RI Dorong RUU Kecerdasan Buatan dengan Kolaborasi Lembaga Terkemuka
Rabu, 23 September 2026, 17.57 WITA

Bensin dari Batu Bara Butuh Investasi Raksasa
Rabu, 23 September 2026, 17.56 WITA

KRL INKA Terlambat dan Ditarik dari Operasi
Rabu, 23 September 2026, 17.56 WITA

Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp576 Triliun untuk Dorong Ekonomi 2026
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

Danantara Diminta Dukung Proyek Bensin dari Batu Bara
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

Manajer Koperasi Desa Ditetapkan sebagai Pegawai BUMN dengan Kontrak Dua Tahun
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Meningkat Jadi 2,85% dari PDB
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

BI Perkuat Insentif Swap Lindung Nilai untuk Stabilkan Rupiah
Rabu, 23 September 2026, 17.55 WITA

