Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kemnaker Perketat Verifikasi Perusahaan dalam MagangHub

Pemerintah memperketat seleksi perusahaan peserta MagangHub untuk pastikan keamanan dan kualitas magang, dengan pencoretan instansi abal-abal dan posisi tidak sesuai profil lulusan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 17.52 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kemnaker Perketat Verifikasi Perusahaan dalam MagangHub📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Ketenagakerjaan kembali memperkuat proses seleksi dalam program Pemagangan Nasional (MagangHub) dengan menekankan verifikasi ketat terhadap setiap usulan perusahaan dan instansi. Menteri Ketenagakerjaan menegaskan bahwa tidak semua usulan diterima secara otomatis, melainkan melalui proses evaluasi menyeluruh guna melindungi peserta magang dari praktik tidak bertanggung jawab. Keputusan pencoretan diberlakukan terhadap institusi yang diduga tidak memiliki kredibilitas atau administrasi yang tidak lengkap.

Tim verifikator Kemnaker melakukan pemeriksaan langsung dengan memanfaatkan teknologi pemetaan digital untuk memastikan keaslian lokasi kantor. Dalam praktiknya, beberapa perusahaan yang mengklaim memiliki kantor di wilayah tertentu ternyata lokasinya justru berada di area terpencil seperti tengah hutan, sehingga langsung dinyatakan tidak layak. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa tempat magang benar-benar siap menunjang pengembangan peserta secara profesional dan akademik.

Selain aspek lokasi, Kemnaker juga mengevaluasi kesesuaian jabatan yang ditawarkan dengan latar belakang pendidikan peserta. Posisi pekerjaan yang dinilai tidak relevan dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi, seperti pekerjaan yang terlalu dasar atau tidak sesuai dengan bidang studi, langsung dimasukkan ke dalam daftar hitam. Tujuannya adalah mencegah terjadinya underskill dan memastikan magang memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas SDM nasional.

Dari total 350 ribu pendaftar yang memenuhi kriteria dalam Batch II Angkatan 2, hanya sekitar 40 ribu peserta yang berhasil diterima setelah melalui serangkaian verifikasi bersama perusahaan dan instansi terkait. Semua peserta yang diterima mendapatkan jaminan sosial gratis dari pemerintah, termasuk jaminan kecelakaan kerja dan kematian selama masa magang berlangsung selama enam bulan. Program ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mempersiapkan transisi lulusan ke dunia kerja.

Diluncurkan atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, MagangHub menjadi wadah kolaboratif lintas kementerian dan lembaga. Tujuan utamanya adalah menciptakan jembatan efektif antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus membangun portofolio, kompetensi, dan jaringan profesional bagi generasi muda. Semua fasilitas dan anggaran program disediakan secara gratis, menunjukkan komitmen pemerintah dalam membentuk talenta unggul yang siap bersaing di era digital.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya