Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Menata Ekonomi Berbasis Keadilan dan Kemandirian
Dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai telah memperbaiki arah pembangunan ekonomi nasional berdasarkan amanat konstitusi, dengan fokus pada demokrasi ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.25 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan transformasi signifikan dalam pendekatan pembangunan ekonomi. Upaya tersebut bertujuan memperbaiki ketimpangan pertumbuhan dan mengarahkan kebijakan ke arah ekonomi yang lebih inklusif, berbasis kerakyatan, serta mendukung kemandirian nasional. Menurut tokoh masyarakat dan pengamat, perubahan ini mencerminkan respons terhadap dinamika sosial ekonomi yang belum merata selama periode sebelumnya.
Pemimpin relawan Arus Bawah Prabowo, Michael F. Umbas, menekankan bahwa koreksi arah kebijakan telah dimulai dari pemahaman bahwa demokrasi politik harus sejalan dengan demokrasi ekonomi. Ia menilai, kebebasan berserikat, pers, dan peradilan yang independen perlu diperkuat secara bersamaan dengan akses yang setara bagi rakyat untuk menjadi pelaku aktif dalam pemanfaatan sumber daya alam dan kekayaan negara. Dalam pandangannya, demokrasi sejati tidak hanya tentang hak menyuarakan pendapat, tetapi juga kesempatan nyata untuk berpartisipasi dalam pembangunan.
Kunci dari transformasi ini, menurut Umbas, adalah penerapan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar filosofis dalam penyusunan kebijakan dan program pemerintah. Pasal tersebut menekankan bahwa ekonomi harus dibangun secara bersama, dengan manfaat yang dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat. Dengan demikian, pemerintah diharapkan tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan struktur ekonomi yang memungkinkan masyarakat menikmati hasil pembangunan secara langsung dan berkelanjutan.
Pendekatan ini, menurut dia, merupakan bentuk aktualisasi amanat konstitusi yang telah lama menjadi harapan banyak pihak. Dua tahun pemerintahan ini dianggap sebagai bagian dari proses sistematis menata kembali arah pembangunan nasional, dengan tujuan utama menciptakan ekonomi yang lebih adil, berkelanjutan, dan berbasis pada nilai-nilai kebangsaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

