Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ed Sheeran Kehilangan Pembuka Tur Akibat Dukungan Massal untuk Macklemore

Rangkaian konser Ed Sheeran terganggu setelah seluruh musisi pembuka mundur sebagai bentuk protes terhadap pencoretan Macklemore dari tur, memicu upaya pencarian baru melalui kompetisi terbuka yang kini dihambat serangan digital.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Ed Sheeran Kehilangan Pembuka Tur Akibat Dukungan Massal untuk Macklemore📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Ed Sheeran kini menghadapi tantangan serius dalam menyusun lineup pembuka untuk tur Loop, menyusul pengunduran diri massal seluruh musisi pendukung yang memilih berdiri di belakang rapper Macklemore. Keputusan tersebut merupakan respons terhadap pencoretan Macklemore dari tur oleh promotor Messina Touring Group, yang dilatarbelakangi seruan 'Free Palestine' yang disampaikan oleh Macklemore dari atas panggung di MetLife Stadium pada awal September 2026. Dalam aksi solidaritas, artis-artis seperti Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga memilih mundur, menolak tampil sebagai pembuka di bawah kondisi yang dianggap tidak netral.

Untuk mengisi kekosongan, tim Ed Sheeran menggandeng Guitar Center dalam inisiatif Open for Legends, sebuah kompetisi terbuka yang bertujuan menemukan musisi independen dari kalangan amatir. Pemenangnya akan mendapatkan kesempatan tampil sebagai opening act dalam konser utama di Mexico City pada 11 Desember 2026. Namun, upaya ini langsung menghadapi krisis digital saat situs pendaftaran dilanda banjiran aktivitas tak terduga, termasuk serangan meme, konten satir, dan unggahan protes yang menyuarakan dukungan bagi Palestina.

Platform digital tersebut dipenuhi dengan konten yang mengkritik sikap netral Ed Sheeran, terutama menyusul pernyataannya yang menyebut dirinya tidak terlibat langsung dalam keputusan pencoretan Macklemore. Banyak netizen mengunggah kembali video musik Thrift Shop, aksi simbolik jari tengah, serta tautan donasi untuk lembaga kemanusiaan seperti Gaza Soup Kitchen dan UNRWA, menegaskan bahwa dukungan bukan hanya emosional, tetapi juga berbasis aksi nyata.

Ed Sheeran sendiri telah angkat bicara, menegaskan bahwa keputusan pencoretan Macklemore berasal dari pihak pengelola stadion dan promotor, bukan dari dirinya. Ia menyebut telah melakukan diskusi panjang dengan pihak promotor, aktivis, dan Robert Kraft untuk mencari solusi damai, namun keputusan akhir tetap berada di tangan pengelola lokasi. “Saya berusaha keras untuk mencari jalan tengah, tapi keputusan tersebut bersifat mutlak,” tegasnya, menekankan bahwa kontrak Macklemore berada di bawah promotor, bukan di bawah dirinya secara pribadi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Tonton Videonya

Berita Terkait

Musikus Global Serukan Kemerdekaan Palestina
Musik

Musikus Global Serukan Kemerdekaan Palestina

Banyak musisi internasional menunjukkan dukungan nyata terhadap Palestina melalui karya, aksi panggung, dan keputusan profesional, menolak keterlibatan dengan sistem yang dianggap mendukung kolonialisme.

17 September 2026

Berita Lainnya