Eks Pemimpin Geng Dinyatakan Bersalah atas Pembunuhan Tupac Shakur
Pengadilan Las Vegas menjatuhkan vonis bersalah terhadap Duane Davis atas peran utamanya dalam pembunuhan rapper Tupac Shakur pada 1996, berdasarkan pengakuan terbuka yang dia sampaikan dalam berbagai kesempatan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 02.53 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Seorang mantan pemimpin geng jalanan asal Compton, Duane "Keffe D" Davis, divonis bersalah atas pembunuhan Tupac Shakur dalam sidang pengadilan di Las Vegas. Vonis ini menandai titik terang dalam kasus yang telah menggemparkan dunia musik sejak 1996, ketika rapper legendaris itu tewas akibat tembakan dari mobil yang melintas di kawasan Strip. Dalam sidang yang berlangsung selama beberapa minggu, juri menilai bahwa Davis, meski tidak menarik pelatuk, merupakan otak di balik penembakan yang menewaskan sang bintang rap berusia 25 tahun.
Pengakuan Davis menjadi bukti utama dalam proses hukum. Ia secara terbuka mengungkapkan kehadirannya di dalam mobil putih yang menjadi sarana pelaku penembakan dalam wawancara dengan polisi pada 2008, serta dalam memoar dan berbagai tayangan dokumenter. Meski sebelumnya sempat mendapat perlindungan hukum dari kesepakatan dengan aparat, pengakuan tersebut akhirnya digunakan sebagai alat bukti setelah pengadilan memutuskan bahwa pernyataan itu sah digunakan dalam persidangan.
Jaksa menekankan bahwa Davis bukan hanya hadir di lokasi, tetapi juga memerintahkan aksi balas dendam terhadap Tupac. Dalam argumen penutup, jaksa menyatakan bahwa peristiwa berawal dari pertikaian antara anggota geng dan rombongan Shakur di Las Vegas sebelum penembakan. Menurut jaksa, Davis memanfaatkan konflik tersebut untuk mengatur penyerangan, menyediakan senjata, dan menempatkan keponakannya, Orlando Anderson, sebagai pelaku. Meski Anderson meninggal dalam insiden penembakan lain pada 2008 dan tidak pernah diadili, keterlibatannya tetap menjadi bagian dari narasi kasus.
Emosi terlihat jelas di ruang sidang saat putusan dibacakan. Anggota keluarga Tupac, termasuk adik perempuannya, terlihat saling berpegangan tangan, menangis, dan memeluk jaksa yang memimpin kasus. Di luar gedung pengadilan, para penggemar menyambut putusan itu dengan sorak-sorai dan tangis haru, menilai vonis ini sebagai kemenangan bagi keadilan dan ingatan terhadap legenda musik yang tewas dalam puncak karier.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Aktivitas pengambilan gambar dan syuting di kawasan Gunung Bromo ditangguhkan sementara demi mencegah kebakaran lahan akibat musim kemarau ekstrem.
9 September 2026

Eks Ketua DPR Filipina Ditangkap Terkait Skandal Korupsi Rp2,1 Triliun
Mantan Ketua DPR Filipina, sepupu presiden, ditangkap karena dugaan korupsi proyek infrastruktur senilai 7,44 miliar peso (Rp2,1 triliun) selama periode 2022–2025.
9 September 2026

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Empat karya seni Renoir hilang dari museum di Cagnes-sur-Mer, dua di antaranya telah ditemukan kembali dalam penyelidikan yang masih berlangsung.
9 September 2026

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Seorang warga asing asal Arab Saudi mengalami penusukan di Mayfair, London, dalam insiden percobaan perampokan yang tidak mengancam jiwa.
9 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Pabrik BYD Subang Beroperasi, Harga Mobil Listrik Tak Turun Langsung
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


