Emas Antam Naik Rp15.000 per Gram, Buyback Mulai Pungut Pajak 1,5%
Harga emas Antam mengalami kenaikan harian sebesar Rp15.000 per gram, menyentuh level Rp2.639.000, sementara nilai buyback naik menjadi Rp2.492.000.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 10.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Harga emas batangan Antam mengalami kenaikan pada hari ini, mencapai Rp2.639.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.624.000 per gram, berdasarkan data yang dikumpulkan pada pukul 09.00 WIB. Kenaikan ini tercatat di laman resmi Logam Mulia yang dipantau dari Karawang, Jawa Barat. Perubahan harga ini berlaku untuk semua ukuran emas batangan yang diperdagangkan secara nasional melalui jaringan penjualan resmi.
Nilai pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan, kini berada pada angka Rp2.492.000 per gram. Pemilik emas yang menjual kembali produknya harus memperhatikan aturan perpajakan, terutama bagi transaksi dengan nilai melebihi Rp10 juta. Dalam kondisi tersebut, Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen akan dipotong secara langsung dari total nilai transaksi saat pencairan dana.
Untuk pembelian emas, pihak pembeli dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum di laman resmi. Kebijakan ini berlaku untuk setiap transaksi pembelian emas batangan, termasuk yang dilakukan secara langsung maupun melalui mitra distribusi. Harga dasar emas Antam bervariasi sesuai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram, dengan kenaikan proporsional terhadap berat.
Daftar harga emas Antam terbaru mencakup: 0,5 gram seharga Rp1.369.500; 1 gram Rp2.639.000; 2 gram Rp5.218.000; 3 gram Rp7.802.000; 5 gram Rp12.970.000; 10 gram Rp25.885.000; 25 gram Rp64.587.000; 50 gram Rp129.095.000; 100 gram Rp258.112.000; 250 gram Rp645.015.000; 500 gram Rp1.289.820.000; dan 1.000 gram Rp2.579.600.000.
Harga yang berlaku bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai fluktuasi pasar global dan kebijakan internal. Konsumen diminta memverifikasi harga terkini melalui laman resmi sebelum melakukan transaksi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

