Enam Orang Ditangkap Terkait Penembakan Anggota Ormas di Deli Serdang
Enam orang telah diamankan polisi terkait penembakan anggota ormas yang tewas di Tanjung Morawa, Deli Serdang, sementara pelaku utama masih dalam pengejaran.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 23.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 38x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Seorang anggota organisasi masyarakat (ormas) berinisial DS meninggal dunia setelah ditembak di dalam mobil di wilayah Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Peristiwa terjadi pada Minggu malam, 18 Oktober, dan langsung menjadi perhatian publik setelah video kejadian viral di media sosial. Kepolisian setempat menyatakan bahwa korban tewas akibat luka tembak yang mengenai bagian tubuh kritis saat sedang berada di dalam kendaraan.
Kini, pihak kepolisian telah menangkap enam orang terkait kasus tersebut. Keenam tersangka diamankan secara terpisah dan saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut. Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, penangkapan dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelidikan menyeluruh atas peristiwa yang mengguncang wilayah tersebut. Dari hasil penyelidikan awal, keenam orang tersebut masih berstatus saksi, namun keterlibatan mereka sedang dievaluasi secara mendalam.
Polisi masih memburu satu pelaku utama yang diduga menjadi otak penembakan dan telah melarikan diri setelah kejadian. Motif penembakan masih dalam proses pengungkapan, sementara penyidik terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai sumber. Sebelumnya, beredar klaim bahwa tiga orang menjadi korban dalam insiden ini, namun hanya satu korban tewas yang dikonfirmasi secara resmi. Salah satu keluarga korban sempat terlihat emosional di rumah sakit dan mengancam akan melakukan balas dendam, yang turut memicu kekhawatiran masyarakat.
Peristiwa ini menimbulkan gelombang protes dan kegaduhan di kalangan masyarakat, terutama terkait keamanan dan penegakan hukum di wilayah tersebut. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan secara transparan dan independen, tanpa tekanan dari luar. Penyidikan tetap berjalan dengan fokus pada pengungkapan identitas pelaku utama dan menentukan motif di balik tindakan kekerasan tersebut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
24 Oktober 2026

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

