Erdogan Dorong Rekonstruksi Gaza dan Dukung Negara Palestina Merdeka
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan aksi segera rekonstruksi Gaza dan menekankan pentingnya pengakuan internasional terhadap negara Palestina berdaulat berdasarkan batas 1967.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 15.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Dalam pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menekankan urgensi memulai proses pemulihan infrastruktur Gaza secepat mungkin. Ia menyerukan komunitas internasional untuk memperkuat tekanan terhadap Israel guna memastikan keberlangsungan upaya pemulihan pasca-konflik. Erdogan menegaskan bahwa setiap penundaan akan semakin memperparah krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Ia menegaskan komitmen Turki terhadap perjanjian Sharm el-Sheikh yang telah disepakati setahun sebelumnya, serta kesiapan negaranya untuk terus mengawasi pelaksanaannya secara transparan. Erdogan menegaskan bahwa upaya menghalangi pembentukan negara Palestina secara struktural tidak akan berhasil, karena keadilan dan hak atas tanah yang merdeka adalah prinsip yang tak dapat ditolak secara global.
Dalam kesempatan itu, Erdogan menyampaikan keprihatinan mendalam atas ketidakhadiran Presiden Palestina Mahmoud Abbas di sidang PBB selama dua tahun berturut-turut. Ia menyebut ketidakhadiran tersebut sebagai simbol ketidakadilan yang menyentuh hati, menekankan bahwa rakyat Palestina harus diberi ruang dan pengakuan dalam forum internasional.
Ia mengulangi harapan akan terwujudnya negara Palestina yang merdeka, berdaulat, dengan batas wilayah sesuai tahun 1967 dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. “Insya Allah, kita akan menyaksikan hari-hari indah ketika negara Palestina yang merdeka dan memiliki keutuhan wilayah akan terwujud,” ujarnya.
Erdogan juga menyerukan kepada seluruh negara yang belum mengakui Palestina untuk meninjau kembali kebijakan mereka. Ia menekankan bahwa pengakuan internasional bukan sekadar simbol, melainkan langkah nyata menuju perdamaian yang berkelanjutan. Meski Abbas tidak hadir, Turki tetap menjadi suara bagi keberlangsungan perjuangan Palestina dalam forum global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Investasi Rp1.306 Triliun untuk PLTS 100 GW Ditetapkan sebagai Prioritas Nasional
Pemerintah menetapkan pembangunan PLTS sebesar 100 gigawatt dengan total investasi hingga Rp1.306 triliun sebagai langkah strategis mencapai kemandirian energi dan komitmen net zero emission hingga 2060.
23 September 2026

Pemerintah Raup Rp11 Triliun dari Lelang Sukuk Syariah
Lelang delapan seri Sukuk Negara Syariah menarik minat tinggi, dengan penawaran mencapai 268% dari target, menghasilkan dana segar Rp11 triliun untuk pembiayaan APBN 2026.
23 September 2026

Stadion Pajajaran Bogor Capai 39 Persen Penyelesaian
Pembangunan Stadion Pajajaran di Kota Bogor untuk Porprov XV Jawa Barat 2026 telah mencapai tahap 39 persen dengan fasilitas penunjang mulai beroperasi.
22 September 2026

Otorita IKN Siap Bor Air Tanah di Sukaraja untuk Kepentingan Masyarakat
Otorita IKN berencana mengebor air tanah di Desa Sukaraja, Sepaku, setelah hasil riset geolistrik mendukung potensi sumber air, dengan dukungan penuh dari pemilik lahan dan pemerintah desa.
22 September 2026
Berita Lainnya

Jonatan Gagal Bawa Indonesia Unggul di Semifinal Bulutangkis Asian Games
Rabu, 23 September 2026, 15.45 WITA

James dan Verdonk Resmi Bergabung, Timnas Indonesia Siap Hadapi ASEAN Cup 2026
Rabu, 23 September 2026, 15.45 WITA

Indonesia ke Semifinal Sepak Takraw Asian Games Usai Tundukkan Korea 3-0
Rabu, 23 September 2026, 15.45 WITA

Banjir Bandang Solok Tewaskan Satu Orang, 36 Warga Mengungsi
Rabu, 23 September 2026, 15.44 WITA
Delegasi Israel Mundur Saat Erdogan Soroti Kebijakan PBB
Rabu, 23 September 2026, 15.44 WITA

Trump Ucapan Terima Kasih ke Indonesia di PBB
Rabu, 23 September 2026, 15.43 WITA
Macron Tegaskan Kekerasan di Gaza dan Tepi Barat Picu Krisis Kemanusiaan
Rabu, 23 September 2026, 15.43 WITA
Media AS Boyot Liputan Langsung Acara Trump
Rabu, 23 September 2026, 15.42 WITA

