Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

FIFA Periksa Kericuhan Pasca Final Piala Dunia 2026

FIFA resmi membuka penyelidikan disipliner terkait bentrok antarpemain Argentina dan Spanyol usai pertandingan final Piala Dunia 2026 yang berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
FIFA Periksa Kericuhan Pasca Final Piala Dunia 2026
Foto: Tempo

Kendari, ıNarasikita - FIFA mengumumkan telah memulai proses penyelidikan disipliner menyusul insiden kekerasan yang terjadi di lapangan usai laga final Piala Dunia 2026. Peristiwa tersebut terjadi di Stadion MetLife, New Jersey, setelah Spanyol mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106. Kemenangan ini menjadi gelar kedua bagi timnas Spanyol dalam sejarah kompetisi tersebut. Namun, momen kemenangan itu diwarnai oleh tindakan yang melampaui batas, terutama setelah pertandingan usai.

Sebelumnya, gelandang Chelsea Enzo Fernandez telah diusir keluar lapangan oleh wasit Slavko Vincic pada masa injury time karena pelanggaran terhadap pemain Spanyol Pau Cubarsi, membuatnya menjadi satu-satunya pemain yang mendapat kartu merah dalam final Piala Dunia sejak John Heitinga dikeluarkan pada final 2010. Setelah peluit panjang, rekaman video menunjukkan sejumlah pemain Argentina, termasuk Leandro Paredes dan Nahuel Molina, terlibat fisik dengan pemain Spanyol Eric Garcia dan Rodri. Asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala, juga terlihat dalam rekaman diduga melakukan tindakan fisik terhadap Dani Olmo.

Nahuel Molina kembali menyerang Rodri, sementara Nicolas Otamendi, mantan rekan setimnya di Manchester City, terlibat perdebatan verbal dengan pemain Spanyol tersebut. Situasi memburuk hingga pelatih Argentina, Lionel Scaloni, bersama beberapa pemain lainnya turun langsung ke lapangan untuk menenangkan keributan. Kekerasan tersebut memicu keprihatinan global dan menimbulkan pertanyaan soal pengawasan disiplin dalam laga penting.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menyatakan bahwa Komite Disiplin telah menunjuk Jaksa Disiplin dan Etik untuk meninjau dugaan pelanggaran terhadap Pasal 36 Kode Disiplin FIFA. Proses ini akan berlangsung berdasarkan laporan pertandingan serta bukti yang dikumpulkan. FIFA menegaskan bahwa keputusan akhir akan diberikan setelah laporan dari jaksa selesai ditinjau. Proses ini menegaskan komitmen organisasi terhadap kepatuhan terhadap aturan, bahkan dalam momen yang penuh emosi seperti final Piala Dunia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya