FIFA Periksa Kericuhan Pasca Final Piala Dunia 2026
FIFA resmi membuka penyelidikan disipliner terkait bentrok antarpemain Argentina dan Spanyol usai pertandingan final Piala Dunia 2026 yang berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - FIFA mengumumkan telah memulai proses penyelidikan disipliner menyusul insiden kekerasan yang terjadi di lapangan usai laga final Piala Dunia 2026. Peristiwa tersebut terjadi di Stadion MetLife, New Jersey, setelah Spanyol mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106. Kemenangan ini menjadi gelar kedua bagi timnas Spanyol dalam sejarah kompetisi tersebut. Namun, momen kemenangan itu diwarnai oleh tindakan yang melampaui batas, terutama setelah pertandingan usai.
Sebelumnya, gelandang Chelsea Enzo Fernandez telah diusir keluar lapangan oleh wasit Slavko Vincic pada masa injury time karena pelanggaran terhadap pemain Spanyol Pau Cubarsi, membuatnya menjadi satu-satunya pemain yang mendapat kartu merah dalam final Piala Dunia sejak John Heitinga dikeluarkan pada final 2010. Setelah peluit panjang, rekaman video menunjukkan sejumlah pemain Argentina, termasuk Leandro Paredes dan Nahuel Molina, terlibat fisik dengan pemain Spanyol Eric Garcia dan Rodri. Asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala, juga terlihat dalam rekaman diduga melakukan tindakan fisik terhadap Dani Olmo.
Nahuel Molina kembali menyerang Rodri, sementara Nicolas Otamendi, mantan rekan setimnya di Manchester City, terlibat perdebatan verbal dengan pemain Spanyol tersebut. Situasi memburuk hingga pelatih Argentina, Lionel Scaloni, bersama beberapa pemain lainnya turun langsung ke lapangan untuk menenangkan keributan. Kekerasan tersebut memicu keprihatinan global dan menimbulkan pertanyaan soal pengawasan disiplin dalam laga penting.
Dalam pernyataan resminya, FIFA menyatakan bahwa Komite Disiplin telah menunjuk Jaksa Disiplin dan Etik untuk meninjau dugaan pelanggaran terhadap Pasal 36 Kode Disiplin FIFA. Proses ini akan berlangsung berdasarkan laporan pertandingan serta bukti yang dikumpulkan. FIFA menegaskan bahwa keputusan akhir akan diberikan setelah laporan dari jaksa selesai ditinjau. Proses ini menegaskan komitmen organisasi terhadap kepatuhan terhadap aturan, bahkan dalam momen yang penuh emosi seperti final Piala Dunia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PNM Perkuat Sinergi Karyawan Lewat Grand Final PORSENI 2026
Grand Final PORSENI 2026 di BRILiaN Stadium menghadirkan ribuan karyawan PNM dari seluruh Indonesia dalam ajang olahraga dan seni yang memperkuat semangat kebersamaan dan karakter kerja kolektif.
2 September 2026

Ndiaye Resmi Gabung Manchester City, Tekad Tuntaskan Impian Karier
Gelandang Senegal Iliman Ndiaye secara resmi menyatu dengan Manchester City setelah transfer terakhir bursa musim panas, menegaskan tekad memanfaatkan kesempatan emas di klub terbaik dunia.
2 September 2026

Moto Prix Piala Wali Kota Sukses Gagas Balap Berkualitas dan Dukung Sosial
Kejuaraan balap motor di Pekanbaru berlangsung meriah dengan total donasi Rp120 juta untuk korban bencana NTT dan dukungan ekonomi bagi UMKM lokal.
2 September 2026

Messi dan Yamal: Dari Mandi Bareng ke Final Dunia
Foto lama Messi memandikan bayi Yamal kembali viral menjelang final Piala Dunia 2026, menggambarkan simbol pergantian generasi sepak bola dunia.
31 Agustus 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


