Film *Beautiful Pain* Tampilkan Perjuangan Ibu Tunggal Hadapi KDRT dan Kebangkitan
Film drama psikologis *Beautiful Pain* yang tayang 22 Oktober 2026 menggambarkan perjalanan seorang ibu tunggal melawan trauma KDRT, perceraian, dan sistem yang timpang, berdasarkan kisah nyata yang diadaptasi dari pengalaman perempuan Indonesia.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.39 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 70x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Film *Beautiful Pain* resmi dirilis di bioskop pada 22 Oktober 2026, mengangkat kisah nyata seorang perempuan yang harus memulihkan hidupnya setelah bertahun-tahun hidup dalam rumah tangga beracun. Cerita berpusat pada Niken, yang diperankan Raihaanun, dan suaminya Dirga, digambarkan melalui Baim Wong, dalam konflik rumah tangga yang penuh tekanan psikologis dan kekerasan. Kejadian kritis terjadi ketika Niken mengetahui Dirga berperilaku tidak layak di tempat hiburan malam, memicu kesadaran akan kondisi pernikahan yang merusak mental dan emosionalnya.
Setelah memilih untuk bercerai demi keselamatan diri dan anak-anak, Niken menghadapi berbagai tantangan hukum dan ekonomi. Proses persidangan yang panjang, kehilangan aset, serta tekanan sosial menjadi bagian dari perjuangannya untuk membangun kehidupan baru. Dengan dukungan ibunya, ia memilih hidup sederhana, namun tetap tegar. Kehidupan mulai berubah ketika ia mendapat kesempatan berakting setelah bertemu casting director Randy, yang diperankan Tarra Budiman.
Kesuksesan bermain sinetron menjadi titik balik dalam hidupnya, membuka peluang ekonomi dan kebebasan. Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama. Niken kembali diuji dengan fitnah, pelecehan, dan stigma sosial yang mengancam reputasinya. Bahkan hak asuh anak-anaknya sempat direbut, membuatnya merasa kehilangan arah. Dalam kondisi paling sulit, ia memutuskan bangkit, menentang sistem yang timpang, dan memperjuangkan kembali martabat, keluarga, dan suaranya.
Film ini ditulis oleh Titien Wattimena, Hanung Bramantyo, dan Dmaz Brodjonegoro, dengan Dmaz sebagai sutradara debut panjangnya. Nikita Mirzani turut berperan sebagai produser eksekutif dan pemeran pendukung, membawa pengalaman pribadi sebagai inspirasi utama. Melalui karya ini, film ingin menyoroti realitas perempuan Indonesia dalam menghadapi KDRT, stigma, dan ketidakadilan sistemik, sekaligus menunjukkan kekuatan dan ketahanan dalam bangkit dari penderitaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
24 Oktober 2026

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

