Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Fitur Baru Android Bantu Kurangi Mabuk Perjalanan

Google meluncurkan fitur Motion Assist untuk mengurangi mabuk kendaraan saat menggunakan ponsel di mobil, dengan animasi gelembung dinamis di tepi layar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 13.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Fitur Baru Android Bantu Kurangi Mabuk Perjalanan
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Google kini memperkenalkan fitur Motion Assist sebagai bagian dari pembaruan sistem Android yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengguna saat berada di kendaraan bergerak. Fitur ini secara khusus ditujukan bagi mereka yang rentan mengalami mabuk perjalanan akibat aktivitas menatap layar ponsel saat mobil bergerak. Dengan memanfaatkan sensor gerak bawaan perangkat, Motion Assist menampilkan animasi titik-titik gelembung di tepi layar yang bergerak sesuai arah dan ritme pergerakan kendaraan secara real-time.

Gerakan gelembung ini disesuaikan secara dinamis saat mobil berbelok, mempercepat, atau mengerem, membantu menyelaraskan persepsi visual dengan gerakan fisik tubuh. Tujuannya adalah mengurangi ketidaksesuaian sensorik antara apa yang dilihat mata dan apa yang dirasakan oleh sistem keseimbangan tubuh, sehingga mengurangi risiko mual dan pusing. Pengguna memiliki kebebasan untuk menyesuaikan tampilan, termasuk bentuk, warna, serta tingkat transparansi gelembung sesuai preferensi pribadi.

Fitur ini tersedia untuk perangkat dengan Android 17 atau versi lebih baru. Untuk mengaktifkannya, pengguna perlu masuk ke pengaturan, memilih profil, lalu mengakses layanan terkait di bagian Keamanan Pribadi & Perangkat. Motion Assist dapat diaktifkan secara otomatis atau ditambahkan ke Quick Settings untuk akses cepat. Google menekankan bahwa fitur ini merupakan respons terhadap tantangan penggunaan perangkat selama perjalanan yang sering kali memicu ketidaknyamanan fisik.

Konsep serupa telah diterapkan oleh Apple sejak 2024 melalui fitur Vehicle Motion Cues, yang juga menggunakan animasi gerak di tepi layar untuk membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan. Ahli saraf Neil Cherian menjelaskan bahwa mabuk kendaraan muncul ketika otak menerima sinyal yang tidak sinkron antara mata, telinga dalam, dan sistem gerak tubuh. Dengan menyelaraskan input sensorik, fitur seperti Motion Assist membantu otak memproses informasi secara lebih efisien, sehingga pengalaman menggunakan ponsel di dalam mobil menjadi lebih nyaman dan aman.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya