Gaji Menteri Singapura Naik 64%, Pemerintah Siapkan Penyesuaian Bertahap
Kenaikan gaji menteri Singapura hingga 64% menjadi sorotan, dengan penyesuaian bertahap dimulai Oktober 2026 berdasarkan penilaian kinerja dan transparansi sistem remunerasi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 22.35 WITA·👁 4 orang membaca· 3 hari ini · 10x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Singapura mengumumkan penyesuaian besar terhadap remunerasi para menteri setelah lebih dari satu dekade tanpa perubahan signifikan. Perdana Menteri Lawrence Wong mengumumkan kenaikan gaji acuan hingga 64%, yang menaikkan pendapatan tahunan pemimpin negara kota menjadi S$3,6 juta atau setara Rp50,2 miliar, termasuk komponen insentif. Kenaikan ini berlaku juga bagi wakil perdana menteri dan anggota kabinet, memperkuat posisi Singapura sebagai negara dengan gaji pejabat publik tertinggi di dunia.
Peningkatan ini disetujui setelah rekomendasi dari komite independen yang meninjau sistem penggajian pejabat politik. Meski telah disetujui, para menteri tidak langsung menerima kenaikan penuh. Sejak 15 Oktober 2026, penyesuaian akan dilakukan secara bertahap, dengan kenaikan maksimal 9% bergantung pada kinerja dan kondisi masing-masing pejabat. Langkah ini menekankan komitmen pemerintah terhadap kinerja dan akuntabilitas sebagai dasar penilaian remunerasi.
Reaksi masyarakat terhadap kebijakan ini beragam. May Goh, pensiunan dari industri semikonduktor, menyatakan dukungan karena menilai tanggung jawab para menteri sangat besar dan kinerja mereka sejauh ini efektif dibandingkan negara lain. Sementara itu, Ms Ho, seorang pekerja keamanan siber di pusat bisnis, menyebut kenaikan tersebut masih wajar karena para menteri berperan seperti CEO dalam ranah politik.
Namun, tidak sedikit yang meragukan skala kenaikan. Hussain, konsultan TI berusia 26 tahun, menilai kenaikan sebesar itu terlalu tinggi, terutama di tengah tekanan biaya hidup yang dirasakan banyak warga. Ami, pekerja muda berusia 23 tahun, mempertanyakan dasar penghitungan kenaikan dan menekankan perlunya bukti nyata atas kinerja Wong, meskipun mengakui keberhasilan pemimpin dalam menangani krisis kesehatan global.
Sejumlah warga, termasuk pensiunan lain, menekankan pentingnya transparansi dalam pengungkapan angka gaji dan bonus. Mereka berharap pemerintah lebih terbuka soal struktur remunerasi agar masyarakat dapat memahami alasan dibalik keputusan tersebut. Dengan penyesuaian bertahap dan dasar kinerja, pemerintah berharap kebijakan ini dapat menarik talenta berkualitas sekaligus menjaga kepercayaan publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Masyarakat kini bisa perpanjang STNK tanpa KTP pemilik lama, dengan aturan sementara berlaku hingga akhir 2026.
10 September 2026

BUK Migas Didesain sebagai Entitas Kuat untuk Perkuat Energi Nasional
Revisi UU Migas tengah berjalan dengan fokus pada struktur BUK Migas yang dirancang sebagai entitas khusus untuk mengelola hulu migas secara profesional dan mandiri.
10 September 2026

Menghidupkan Era 70-an, Usulan BUK Migas Kuatkan Peran Negara
DPR dan pakar usulkan pembentukan BUK Migas di bawah Presiden untuk perkuat penguasaan negara dan tingkatkan produksi minyak nasional seperti era 1970-an.
10 September 2026

Pemerintah Siap Uji Coba Rekening Gratis Mulai Kuartal I 2027
Program rekening gratis bagi warga berusia 17 tahun ke atas akan diuji coba pada kuartal pertama tahun depan, dengan fokus pada inklusi keuangan dan penyaluran bansos secara langsung.
10 September 2026
Berita Lainnya

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Kamis, 10 September 2026, 15.49 WITA

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


