GATF 2026 Dorong Mobilitas Wisatawan Nusantara
Pameran pariwisata Garuda Indonesia 2026 digelar untuk memperkuat pergerakan wisatawan dalam negeri dan memperluas akses ke destinasi lokal melalui konektivitas serta paket terintegrasi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 11.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kementerian Pariwisata kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas pergerakan wisatawan nusantara melalui penyelenggaraan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2026. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 30 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center, menjadi platform strategis untuk memperkenalkan beragam destinasi di seluruh wilayah Indonesia. Tujuannya adalah membangkitkan minat masyarakat untuk menjelajah tanah air melalui pilihan perjalanan yang terjangkau, aman, dan beragam.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada semester pertama 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 630,41 juta kunjungan, mengalami kenaikan sebesar 2,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menjadi indikator positif atas meningkatnya kecenderungan masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri. Peningkatan mobilitas ini diharapkan menjadi pendorong utama bagi sektor ekonomi lokal, khususnya di bidang transportasi, akomodasi, kuliner, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam perhelatan tersebut, Kemenpar menyediakan stan bertema "Terbang ke Destinasi Impian, DiIndonesiaAja" yang menampilkan delapan pelaku industri pariwisata terpilih. Mereka adalah Selaras Jiwo Journey, PT Flores Fantastic Tours, Remen Jawi, Tanjung Lesung Resort, Antik Hospitality Service, Sejiva, Explorer.id, serta Always Tour & Event Management. Melalui kemitraan ini, masyarakat diharapkan dapat menemukan paket wisata terintegrasi, tiket pesawat, dan layanan pendukung lainnya yang memudahkan perencanaan liburan di berbagai daerah.
Konektivitas menjadi kunci utama dalam mewujudkan tujuan tersebut. Menurut Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, akses yang lancar dan terjangkau akan mendorong masyarakat lebih mudah mengunjungi destinasi yang belum banyak diketahui. Kesiapan produk wisata dan layanan yang berkualitas juga diharapkan mampu meningkatkan durasi kunjungan, loyalitas wisatawan, serta promosi secara organik melalui pengalaman nyata.
Kemenpar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, swasta, dan pelaku industri dalam menjaga momentum pertumbuhan ini. Upaya ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Indonesia, tetapi juga menjadikan pariwisata sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah tujuan wisata.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Program Pengawal Energi 2026 Siap Perkuat Penyaluran BBM di 3.679 SPBU
Pemerintah meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk meningkatkan pengawasan distribusi BBM bersubsidi dan penugasan di seluruh Indonesia melalui penempatan petugas berintegritas.
25 Oktober 2026

Data Center Skala Besar Diminta Mandiri Energi dan Air
Proyek data center besar di Indonesia, terutama yang mendukung kecerdasan buatan, diminta membangun sumber energi dan sistem air mandiri untuk menjaga keseimbangan pasokan nasional.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 digelar malam hari di Pantai Marina Boom dengan konsep glow in the dark, menggabungkan seni tradisi dan teknologi modern untuk menarik generasi muda.
25 Oktober 2026

Program Pengawal Energi 2026 Diluncurkan untuk Perkuat Pengawasan BBM
Pemerintah resmi meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan di 3.679 SPBU melalui pemberdayaan putra-putri daerah.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

