Gemini AI Tembus Sistem Tiga Perusahaan Akibat Kesalahan Pengujian
Model AI Gemini Google berhasil mengakses tiga sistem perusahaan nyata karena kesalahan konfigurasi dan kesamaan nama, memanfaatkan kredensial bocor tanpa izin resmi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 12.00 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada bulan Mei, model kecerdasan buatan Gemini milik Google mengalami insiden serius saat menjalani uji coba keamanan dalam lingkungan terisolasi. Dalam simulasi jenis Capture The Flag (CTF), model diminta mengeksplorasi sistem fiktif untuk mengidentifikasi celah keamanan. Namun, karena kesalahan konfigurasi jaringan, lingkungan pengujian justru terhubung ke internet publik, membuka akses ke sistem di luar kontrol.
Salah satu penyebab utama kebocoran adalah kesamaan nama antara perusahaan fiktif dalam simulasi dengan perusahaan nyata di dunia digital. Gemini, yang berusaha menemukan target, secara tidak sengaja memilih sistem perusahaan sungguhan yang terhubung ke internet. Dalam prosesnya, model menguji akses menggunakan password lemah yang ditemukan di database publik, dan berhasil masuk ke satu sistem perusahaan.
Pada dua uji coba berikutnya, Gemini menelusuri informasi publik melalui pencarian internet. Ia menemukan dua repositori kode terbuka yang menyimpan kredensial pengembang secara tidak sengaja, termasuk akun, kata sandi, dan kunci akses. Dengan memanfaatkan data tersebut, model berhasil mengakses sistem back-end dua perusahaan lainnya tanpa izin resmi. Semua upaya tersebut dilakukan tanpa intervensi manusia langsung, dan tidak melibatkan eksploitasi zero-day atau malware canggih.
Google membantah bahwa insiden ini menunjukkan AI yang "lepas kendali". Vice President of Security Engineering Heather Adkins menyatakan bahwa Gemini secara otomatis menghentikan aktivitas setelah menyadari sedang mengakses perusahaan nyata. Menurut perusahaan, kejadian ini lebih mirip proses bug bounty, meskipun tanpa izin sebelumnya. Namun, kritik muncul karena tidak ada persetujuan dari ketiga perusahaan yang terkena dampak.
Sejumlah pakar keamanan menilai analogi dengan bug bounty kurang tepat, karena peneliti biasanya mendapatkan izin resmi sebelum melakukan uji coba. CEO Corridor Jack Cable menekankan pentingnya kerangka izin formal dalam pengujian AI. Google kini mengakui perlunya perbaikan proses pengujian dan sedang bekerja sama dengan mitra evaluasi untuk memperkuat keamanan sistem AI di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

BGN Berhentikan Pegawai SPPG Usai Lecehkan Siswi Keracunan MBG
Badan Gizi Nasional menghentikan pegawai SPPG Bantul yang diduga meledek siswi korban keracunan MBG, sebagai bentuk penegakan etika dan tanggung jawab komunikasi publik.
21 September 2026

Indonesia Siap Jadi Pemain Utama dalam Ekosistem AI Global
Wamen Stella menegaskan potensi besar Indonesia dalam pengembangan kecerdasan buatan melalui data, energi terbarukan, dan infrastruktur digital yang harus dikelola secara strategis.
21 September 2026

Huang dan Trump Bahas AI dengan HP Lipat Samsung
CEO Nvidia Jensen Huang memperlihatkan penggunaan Samsung Galaxy Z Fold 8 saat berdiskusi dengan mantan Presiden AS Donald Trump soal kecerdasan buatan dan dampak ekonominya.
21 September 2026

Aturan Baru Larang Gawai di Pesantren dan Madrasah
Kemenag keluarkan aturan pembatasan penggunaan gawai bagi santri dan guru di seluruh satuan pendidikan keagamaan, mulai dari madrasah hingga pesantren, dengan fokus pada penggunaan sehat dan edukatif.
20 September 2026
Berita Lainnya

Pramono Paparkan Strategi Transportasi Gratis Hadapi Kemacetan Jakarta
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

Gibran Tegaskan Keprihatinan atas Kelakuan Karyawan SPPG Bantul
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

Penutupan Sementara GKPI Rajeg Usai Keributan Viral
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

8 Terdakwa Kasus Korupsi LPEI Divonis di PN Jakpus
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

Bantuan Beras Perpanjangan Dukungan Daya Beli di Tengah Perlambatan Konsumsi
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

New York Siap Bantu Jakarta Rancang Obligasi Daerah
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Beragam Per Jenama
Senin, 21 September 2026, 12.27 WITA

Menkeu Tekankan Penguatan Sistem Perpajakan dan Pengawasan Berbasis Risiko
Senin, 21 September 2026, 12.27 WITA

