Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gen Z Jadi Fokus Literasi Keuangan di Lampung

Gubernur Lampung dorong peningkatan pemahaman keuangan digital bagi generasi muda guna tingkatkan produktivitas ekonomi daerah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 15.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Gen Z Jadi Fokus Literasi Keuangan di Lampung
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya menjangkau generasi muda. Dalam perhelatan Lampung Financial Festival 2026, ia menyampaikan bahwa meskipun inklusi keuangan di provinsi ini telah mencapai 90,94 persen, tingkat pemahaman terhadap konsep keuangan seperti saham dan obligasi masih rendah, hanya menyentuh 72 persen dari total populasi sebanyak 9,8 juta jiwa.

Dari total penduduk, sebanyak 24,7 persen merupakan Gen Z atau sekitar 2,3 juta orang, dengan generasi pasca-Gen Z mencapai 20,67 persen. Angka ini menjadi dasar strategi pemerintah untuk mengarahkan program literasi keuangan secara khusus kepada kelompok usia produktif tersebut. Dengan potensi besar dari jumlah penduduk muda, pemerintah melihat peluang besar untuk membentuk generasi yang tidak hanya mengakses layanan keuangan, tetapi juga memahami dan mengelolanya secara bijak.

Keterjangkauan teknologi, khususnya perangkat mobile yang jumlahnya melampaui jumlah penduduk, menjadi kunci dalam mengakselerasi literasi keuangan digital. Gubernur menilai bahwa akses ponsel yang tinggi memungkinkan penyampaian informasi keuangan secara efisien dan massal, terutama melalui platform digital yang ramah generasi muda.

Ia menegaskan bahwa keterampilan mengambil keputusan keuangan yang tepat bukan hanya kebutuhan, tetapi kewajiban bagi generasi muda. Dengan mampu mengelola keuangan pribadi, menciptakan usaha, dan memanfaatkan instrumen keuangan secara bijak, Gen Z dan post-Gen Z diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi Lampung ke depan. Literasi keuangan, menurutnya, adalah fondasi yang harus dimiliki setiap individu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya