Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Generasi Djempolan Hadir di Ambon Dorong Literasi Keuangan Digital

Program edukasi keuangan Kredivo hadir untuk pertama kalinya di Ambon, menekankan pentingnya literasi finansial bagi generasi muda di kawasan Indonesia Timur.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
Generasi Djempolan Hadir di Ambon Dorong Literasi Keuangan Digital📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kredivo resmi memperluas cakupan program edukasi keuangan "Generasi Djempolan" ke Ambon, Maluku, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk memperkuat literasi keuangan di wilayah timur Indonesia. Kehadiran program ini menyusul keberhasilan serupa di Kupang dan Makassar, menunjukkan strategi konsisten dalam menjangkau generasi muda yang menjadi pilar pertumbuhan ekonomi digital. Program yang telah berjalan selama enam tahun ini hadir sebagai respons terhadap tren penggunaan layanan keuangan digital yang kian meningkat, terutama di kalangan mahasiswa dan pemuda usia produktif.

Berdasarkan laporan dampak sosial dan ekonomi yang dirilis bersama Lembaga Demografi FEB UI, sebanyak 65,7% pengguna Kredivo memiliki tingkat literasi keuangan yang baik, dengan rata-rata rasio utang terhadap pendapatan berada di kisaran 10–19%, termasuk kategori aman. Angka ini menjadi bukti bahwa edukasi finansial yang tepat mampu menghasilkan perilaku keuangan yang sehat. Di tengah maraknya budaya konsumsi impulsif seperti YOLO dan FOMO, program ini hadir untuk melatih generasi muda agar mampu mengelola keuangan secara bijak, bukan hanya memiliki akses, tetapi juga pemahaman yang mendalam.

Tema utama edisi Ambon, "Jago Atur Keuangan, Siap Hadapi Masa Depan", menggambarkan fokus program pada tiga pilar utama: menentukan prioritas pengeluaran sesuai kapasitas, memilih produk berdasarkan nilai bukan harga murah, serta mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan kontrol finansial. Kegiatan ini dilakukan secara langsung di Universitas Pattimura, melibatkan mahasiswa sebagai peserta utama, dengan harapan dapat membentuk kebiasaan finansial yang berkelanjutan sejak masa studi.

Pertumbuhan pengguna Kredivo di Ambon mencatat kenaikan hingga 4,5 kali lipat antara 2022 hingga 2025, sebagian besar berasal dari kelompok usia 26–35 tahun. Data ini menunjukkan potensi besar di wilayah tersebut sebagai bagian dari ekosistem keuangan digital yang terus berkembang. Dosen FEB Universitas Pattimura, Evelin Watumlawar, menekankan bahwa kurangnya pemahaman keuangan saat kuliah berdampak langsung pada perencanaan finansial jangka panjang. Ia menyarankan agar generasi muda membangun kebiasaan seperti mengecek legalitas fintech, meminjam sesuai kebutuhan, menyusun anggaran bulanan, serta menerapkan konsumsi sadar yang tidak terpengaruh tren media sosial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya