Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Generasi Muda Hadirkan Solusi Inovatif untuk Energi Berkelanjutan

Pertamina menutup PGTC 2026 dengan grand final debat dan kompetisi ide, menegaskan peran penting mahasiswa dalam menjawab tantangan energi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 17.31 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
Generasi Muda Hadirkan Solusi Inovatif untuk Energi Berkelanjutan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 resmi berakhir pada 23 September 2026 di Auditorium MyPertamina, Universitas Pertamina, setelah berlangsung lebih dari empat bulan sejak kick-off di Institut Teknologi Bandung. Kegiatan penutupan ini menjadi ajang pemuncak dari rangkaian roadshow, pelatihan, dan kompetisi yang melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus di seluruh Indonesia. Melalui Grand Final Energy Debate Championship (EDC) dan penyerahan penghargaan bagi pemenang Energynovation Ideas Competition (EIC), acara ini menyoroti kreativitas dan keberanian intelektual generasi muda dalam menghadapi isu energi masa depan.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menekankan bahwa PGTC bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah transformasi ide menjadi tindakan nyata. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pesan awalnya—“stay curious, stay courageous”—kini telah terbukti melalui upaya nyata mahasiswa dalam menguji gagasan, melakukan riset, dan menyempurnakan solusi di bidang energi. Ia menegaskan bahwa tantangan ketahanan energi Indonesia tidak bisa diatasi tanpa partisipasi aktif generasi muda yang berani berinovasi dan bergerak cepat.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Khairul Munadi, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa yang mampu menggabungkan berpikir kritis dengan inovasi berbasis bukti. Ia menyebut bahwa PGTC menjadi wadah nyata dari konsep Kampus Berdampak, di mana pendidikan tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga kontribusi nyata bagi keberlanjutan energi nasional. Menurutnya, energi harus dipahami secara holistik—melibatkan aspek teknologi, ekonomi, lingkungan, dan keberlanjutan—sehingga generasi muda harus terus menghubungkan ilmu dengan realitas sosial.

Acara penutupan juga memperlihatkan eksistensi karya nyata melalui pameran booth karya finalis EIC, yang menjadi ruang interaksi antara mahasiswa dengan perwakilan Pertamina Group. Selain itu, 16 entitas Subholding dan Anak Perusahaan Pertamina menerima sertifikat apresiasi atas dukungan terhadap pelaksanaan program. Dengan semangat “Energizing Acceleration for Future Impact”, PGTC 2026 diharapkan menjadi pemicu berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia untuk terus mengembangkan ide, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi transformasi sektor energi di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya