GoPay Perluas Akses Investasi Emas Digital Mulai Rp1.000
GoPay meluncurkan emas digital dengan pembelian mulai dari Rp1.000, hadir sebagai solusi akses investasi yang terjangkau dan aman melalui aplikasi.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.23 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 85x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - GoPay meluncurkan fitur investasi emas digital yang memungkinkan pengguna memulai berinvestasi tanpa modal besar. Produk ini, bernama GoPay Emas Digital by Treasury, merupakan hasil kolaborasi dengan PT Indonesia Logam Pratama dan telah mendapatkan izin serta pengawasan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Layanan ini dirancang untuk memudahkan akses investasi emas secara instan melalui aplikasi, tanpa perlu datang ke gerai fisik.
Kebutuhan masyarakat terhadap instrumen investasi emas terus meningkat, terbukti dari permintaan emas di Indonesia yang mencapai 15 ton pada kuartal II 2026—naik 40% dibanding tahun sebelumnya. Namun, riset internal GoPay menemukan bahwa sebagian masyarakat, terutama kelompok usia 25–30 tahun, masih menghadapi hambatan seperti waktu yang terbatas, ketersediaan stok fisik yang terbatas, serta kekhawatiran terhadap risiko kehilangan atau pencurian emas.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, GoPay menghadirkan solusi berbasis digital dengan nilai transaksi minimal Rp1.000. Dengan pendekatan ini, perusahaan berharap dapat menumbuhkan kebiasaan menabung emas secara bertahap, terutama di kalangan generasi muda yang lebih nyaman dengan layanan digital. Langkah ini juga bertujuan mengubah persepsi bahwa emas hanya untuk kalangan tertentu, dengan menekankan bahwa investasi emas bisa dimulai dengan modal kecil.
Keamanan menjadi prioritas utama dalam pengembangan fitur ini. Setiap transaksi dilindungi oleh sistem keamanan ganda, termasuk verifikasi dua langkah, PIN, kode OTP, dan autentikasi biometrik. Dengan fitur-fitur tersebut, GoPay menjamin perlindungan akun dan transaksi pengguna secara menyeluruh.
Tujuan utama dari peluncuran ini adalah memperluas inklusi keuangan melalui akses terhadap instrumen investasi yang stabil dan mudah dipahami. Dengan emas digital, GoPay ingin mendorong masyarakat untuk membangun kebiasaan menabung dan mengelola aset secara mandiri, tanpa harus menghadapi hambatan fisik atau psikologis yang biasa muncul dalam investasi tradisional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

