Gubernur Dorong Pemulihan Ekonomi Pasca-Gempa Flores
Gubernur NTT tekankan sinergi pemerintah dan pelaku ekonomi untuk menjaga stabilitas ekonomi pasca-gempa Magnitudo 7,7 di Flores.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 13.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026 tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan duka bagi warga, tetapi juga menimbulkan tekanan signifikan terhadap stabilitas ekonomi regional. Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi utama di Nusa Tenggara Timur, Flores mengalami gangguan serius pada jalur distribusi, lahan pertanian, dan aktivitas pasar, yang berdampak langsung terhadap rantai pasok nasional.
Dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Perekonomian Daerah ke-VII yang digelar di Kupang, Gubernur Melki Laka Lena menekankan perlunya strategi cepat dan terpadu untuk memulihkan kondisi ekonomi daerah selama masa tanggap darurat. Ia menyebut dua ancaman utama yang perlu diwaspadai: risiko inflasi yang meningkat dan perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat gangguan struktural.
Inflasi NTT pada Agustus 2026 mencatat angka 2,59 persen secara tahunan, naik dari 2,43 persen bulan sebelumnya, namun tetap berada dalam target yang ditetapkan pemerintah. Gubernur menekankan pentingnya menjaga kelancaran distribusi barang dan ketersediaan pangan untuk mencegah kelangkaan, lonjakan harga, serta penurunan daya beli masyarakat.
Meski begitu, pertumbuhan ekonomi NTT pada triwulan II 2026 masih mencatatkan angka positif sebesar 5,01 persen secara tahunan, didorong utama oleh sektor akomodasi dan makan minum yang tumbuh 18,38 persen. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tetap menjadi penopang utama dengan kontribusi 29,40 persen terhadap PDRB. Proyeksi pertumbuhan ekonomi NTT sepanjang 2026 diproyeksikan antara 4,94 hingga 5,54 persen, dengan target akhir 4,9 hingga 5,1 persen jika rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai rencana.
Gubernur menegaskan bahwa pencapaian target tersebut hanya mungkin jika semua pemangku kepentingan—dari pemerintah daerah hingga pelaku usaha—bekerja secara sinergis. Ia menyerukan komitmen bersama untuk mempercepat pemulihan sektor-sektor produktif yang menjadi mata pencaharian masyarakat, sehingga dampak bencana tidak mengganggu kinerja ekonomi jangka panjang daerah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


