Harga Minyak Dunia Melemah Setelah Arab Saudi Pulihkan Ekspor
Harga minyak dunia turun pada Senin (21/9) menyusul pemulihan ekspor minyak Arab Saudi yang kembali stabil setelah gangguan di jalur pipa East-West.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Harga minyak dunia menunjukkan penurunan pada Senin (21/9), dipicu oleh pemulihan aktivitas ekspor minyak dari Arab Saudi yang mulai kembali berjalan normal. Minyak Brent turun 81 sen atau 0,78 persen ke level US$103,06 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) turun 89 sen atau 0,89 persen menjadi US$99,41 per barel. Penurunan ini terjadi meski ketegangan di Timur Tengah masih berlanjut, terutama setelah serangan drone dan rudal dari kelompok Houthi yang menargetkan wilayah Riyadh dan fasilitas ekspor Saudi Aramco di Yanbu.
Serangan terhadap jalur pipa East-West milik Saudi Aramco sebelumnya menyebabkan gangguan signifikan terhadap distribusi minyak, memaksa perusahaan mengalihkan sebagian pengiriman melalui Selat Hormuz pada bulan September dan Oktober. Penghentian sementara ekspor dari Yanbu turut berkontribusi pada penurunan volume ekspor hingga Agustus, yang mencapai 2,4 juta barel per hari—angka terendah sejak 2013. Namun, data dari perusahaan analitik Kpler menunjukkan kenaikan ekspor menjadi sedikit di atas 4 juta barel per hari pada September, menandakan pemulihan signifikan.
Peningkatan ekspor ini terlihat dari tren pengiriman melalui Selat Hormuz, yang rata-rata mencapai 2,9 juta barel per hari dalam enam hari terakhir, meningkat drastis dari 700 ribu barel per hari pada Agustus. Analis JPMorgan menilai arus minyak dari kawasan Timur Tengah tetap kuat meski menghadapi hambatan teknis, dengan rata-rata aliran minyak global dalam 10 hari terakhir mencapai 17,1 juta barel per hari—masih jauh di bawah rata-rata tahun 2025 yang sebesar 23,2 juta barel per hari.
Ketegangan regional tetap menjadi faktor pemicu volatilitas pasar. China menyerukan kepada Iran untuk menekan kelompok Houthi pasca Arab Saudi meminta bantuan diplomatik. Di sisi lain, tensi antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas, dengan Presiden AS Donald Trump menyatakan terbuka untuk pertemuan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang diperkirakan hadir di New York dalam rangka Sidang Umum PBB.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Venezuela Ajukan Restrukturisasi Utang Rp3,56 Pilar ke AS
Delegasi Venezuela dipimpin Presiden Sementara Delcy Rodriguez melakukan pembicaraan strategis di New York terkait utang, energi, dan pertambangan dengan AS, menyusul langkah normalisasi diplomasi dan ekonomi.
22 September 2026

Rupiah Tahun Cetak 2026 Tetap Sah Meski Tanda Tangan Pejabat Lama
Uang rupiah cetak 2026 dengan tanda tangan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap berlaku dan sah digunakan di seluruh wilayah Indonesia, meski pejabat tersebut telah berganti.
22 September 2026

Utang Prancis Tembus 121,7% PDB, Ancaman Krisis Menanti
Proyeksi Kementerian Keuangan menunjukkan utang publik Prancis akan melonjak hingga 121,7% PDB pada 2027, disertai defisit 5,4% dan premi pinjaman melonjak, memicu langkah penghematan 54 miliar euro.
22 September 2026

Jakarta Rencanakan Terbitkan Obligasi Daerah, New York Siap Berbagi Pengalaman
Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota New York sepakat berkolaborasi dalam pengelolaan keuangan daerah dan penanganan tantangan perkotaan, termasuk penerbitan obligasi daerah dan mitigasi banjir.
22 September 2026
Berita Lainnya

Padel Jadi Pilihan Olahraga Modern di Kota
Selasa, 22 September 2026, 09.30 WITA

Etomidate dalam Vape: Bahaya Anestesi Ilegal yang Mengancam Jiwa
Selasa, 22 September 2026, 09.29 WITA

Vape Berisi Etomidate Mengancam Jiwa, BPOM Siap Bantu Penyelidikan
Selasa, 22 September 2026, 09.29 WITA

Kucing Menjilat Sesama, Bisa Jadi Bentuk Kekerasan Tersembunyi
Selasa, 22 September 2026, 09.17 WITA

EV Naik, Industri Suku Cadang Tetap Menguntungkan
Selasa, 22 September 2026, 09.15 WITA

Aman Naik Taksi Online Malam Hari, Ini Langkah Praktisnya
Selasa, 22 September 2026, 09.07 WITA

80 Pejuang Houthi Tewas dalam Pertempuran Sengit di Marib
Selasa, 22 September 2026, 09.05 WITA

Insentif Motor Listrik Tertunda, Industri Minta Kepastian Jangka Panjang
Selasa, 22 September 2026, 09.04 WITA

