Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Ketegangan AS-Iran Meningkat
Harga minyak dunia naik ke level US$91,05 per barel akibat meningkatnya ketegangan militer antara AS dan Iran yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan dari Timur Tengah.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 10.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Harga minyak dunia mencapai titik tertinggi baru pada Selasa (1/9), menembus angka US$91,05 per barel untuk minyak Brent, didorong oleh eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Kenaikan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengancam serangan lebih lanjut terhadap Iran, menyusul serangan balasan dari Teheran yang terjadi pada Minggu (30/8). Aksi saling serang tersebut menjadi yang pertama dalam sebulan terakhir, memperburuk prospek stabilitas pasar energi global.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga menguat signifikan, mencapai US$86,59 per barel, naik 1 persen dari perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan sentimen pasar yang semakin waspada terhadap potensi gangguan distribusi minyak dari kawasan Teluk. Sebelumnya, harga Brent telah melonjak 2,7 persen dan sempat menyentuh level tertinggi sejak 25 Agustus, sementara WTI mencatat kenaikan 2,8 persen dan menyentuh puncak sejak 21 Agustus.
Kekhawatiran terhadap jalur perdagangan minyak terutama terfokus pada Selat Hormuz, yang menjadi jalur kunci bagi sekitar 20 persen pasokan minyak global. Data dari Kpler menunjukkan jumlah kapal komoditas yang melintasi selat turun drastis menjadi hanya lima kapal per hari pada akhir pekan. Iran telah menutup akses selat sejak serangan AS-Israel pada 28 Februari, dan kini ancaman terhadap pelayaran kembali muncul setelah sebuah kapal tanker dilaporkan terkena tiga proyektil saat berlayar keluar dari wilayah tersebut. Tidak ada korban jiwa atau kerusakan lingkungan yang dilaporkan.
Upaya mediasi oleh negara-negara seperti Qatar dan Oman untuk membuka kembali jalur Selat Hormuz belum menunjukkan hasil konkret. Di sisi lain, pasar juga memperhatikan kebijakan energi baru terkait Venezuela, di mana Trump mengumumkan kesepakatan untuk mengelola cadangan minyak negara tersebut. Minyak dari Venezuela direncanakan digunakan untuk mengisi kembali cadangan strategis AS—yang kini berada di level terendah dalam 44 tahun. Perusahaan energi global seperti Chevron, GE Vernova, ONGC, Eni, dan GeoPark dikabarkan sedang dalam tahap finalisasi kesepakatan proyek energi di negara tersebut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prancis Catat Kematian Pertama Akibat Virus Shamonda pada Manusia
Prancis melaporkan kematian pertama manusia akibat infeksi virus Shamonda, yang menyerang pasien dengan imunodefisiensi berat, menjadi kasus global pertama tanpa risiko kesehatan umum saat ini.
25 Oktober 2026

Widodo AS: Pahlawan Transisi Demokrasi yang Tak Terlupakan
Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia pada usia 82 tahun, meninggalkan warisan penting dalam proses reformasi lembaga negara pasca-Orde Baru.
25 Oktober 2026

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.04 WITA

Serangan di Gereja Karak Tewaskan Sembilan Orang, Raja Yordania Tegaskan Tindakan Tegas
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Obama Sindir Renovasi Gedung Putih, Sebut Mirip Restoran Mewah
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

12 Orang Terluka dalam Penembakan Dekat Stadion FAMU
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Singapura Jamin Stabilitas Energi Meski RI Kurangi Ekspor Gas
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

Bantuan Presiden Rp1,24 Triliun Disalurkan untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.02 WITA

Bima Ayman Modjo Luncurkan Single Perdana "Rindu yang Lirih
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.02 WITA

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.01 WITA

