Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Herdman Pantau Laga dari Tribun, Dorong Kemandirian Pemain

Pelatih timnas Indonesia John Herdman memilih berada di tribun saat laga pembuka AFF 2026 melawan Kamboja, sebagai bentuk penguatan kepemimpinan pemain dan evaluasi strategi dari perspektif baru.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.59 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Herdman Pantau Laga dari Tribun, Dorong Kemandirian Pemain
Foto: Tempo

Kendari, ıNarasikita - Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, memilih posisi di tribun Stadion Pakansari selama babak pertama laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 melawan Kamboja. Keputusan tersebut bukan sekadar taktik visual, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kemandirian pemain di tengah tekanan kompetitif. Dengan tidak berada di pinggir lapangan, Herdman ingin memberi ruang bagi pemain untuk mengambil keputusan tanpa ketergantungan langsung pada instruksi pelatih.

Ia menekankan bahwa skuad yang diturunkan telah melalui proses pembinaan kepemimpinan intensif, termasuk pelatihan kelompok kepemimpinan internal. “Mereka mampu mencetak tiga gol tanpa saya di sisi lapangan, itu bukti bahwa tim sudah siap bermain secara mandiri,” ujar Herdman seusai pertandingan. Ia menilai bahwa dalam situasi tertentu, keterlibatan pelatih tetap penting, namun malam itu bukan waktu yang tepat untuk campur tangan langsung.

Dari posisi di tribun, Herdman mendapatkan gambaran lebih luas mengenai dinamika permainan, termasuk respons pemain terhadap tekanan, transisi serangan, dan adaptasi terhadap atmosfer stadion yang ramai. “Saya bisa menilai bagaimana rencana taktik diterapkan secara real-time, serta bagaimana pemain menangani tekanan emosional dari penonton,” jelasnya. Posisi tersebut memungkinkannya mengamati pergerakan dan koordinasi tim secara menyeluruh, terutama setelah tiga pekan pemusatan latihan di Bali.

Pada pertengahan babak pertama, Herdman kembali turun ke lapangan untuk memberikan arahan strategis, terutama saat Indonesia melakukan serangan dan membangun pertahanan. Di menit ke-69, saat Dony Tri Pamungkas dilanggar, ia memberi instruksi kepada Sandy Walsh dan Eliano Reijnders, yang merespons dengan mengangguk dan menunjukkan pemahaman. Ia juga menunjuk arah gawang lawan untuk menjelaskan skema serangan, menunjukkan keterlibatan aktif dalam momen krusial.

Timnas Indonesia keluar sebagai pemenang dengan skor 5-1, berkat hattrick Mitchell Lee Baker, serta dua gol dari Sandy Walsh dan Jens Raven. Kemenangan ini menjadi awal positif di babak penyisihan Grup A. Indonesia akan melanjutkan laga berikutnya melawan Timor Leste di Chonburi Municipality Stadium, Thailand, pada 31 Juli 2026.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya