Honda Percepat Efisiensi, Tekan Biaya Rp158 Triliun dalam Empat Tahun
Honda menargetkan penghematan biaya hingga US$9 miliar dalam empat tahun ke depan dengan pemangkasan drastis pada komponen dan pemasok, di tengah tekanan dari merek mobil listrik asal China.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 07.41 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 15x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Honda mengambil langkah strategis menyelamatkan bisnis mobilnya dengan menetapkan target penghematan biaya mencapai lebih dari US$9 miliar—setara sekitar Rp158,7 triliun—dalam empat tahun mendatang. Langkah ini menjadi respons terhadap dominasi produsen mobil listrik asal Tiongkok yang semakin menguasai pasar di Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Eropa, dengan harga kompetitif serta teknologi baterai dan perangkat lunak unggulan. Perusahaan kini berupaya memperbaiki kinerja operasional yang sebelumnya menunjukkan kerugian tahunan pertama sebagai perusahaan publik pada Mei lalu.
Untuk mencapai target, Honda menginstruksikan pemasok utama untuk meninjau ulang struktur biaya dan mengurangi harga secara signifikan. Fokus utama diberikan pada tiga kategori komponen kritis: pres dan tempa, komponen elektrikal, serta sistem kendaraan berbasis perangkat lunak (software-defined vehicle/SDV). Dalam pertemuan musim semi di Utsunomiya, Jepang, manajemen menargetkan pemangkasan biaya hingga 30 persen pada ketiga komponen tersebut. Pemasok diminta memperluas penggunaan komponen standar dari pemasok tingkat kedua dan ketiga, termasuk dari China, guna meningkatkan efisiensi rantai pasok.
Komitmen penghematan tidak hanya berfokus pada biaya produksi, tetapi juga pada inovasi bersama. Pada awal Agustus, Honda dan Nissan mengumumkan kerja sama pengembangan unit kontrol elektronik standar untuk kendaraan berbasis perangkat lunak, dengan rencana meluncurkan arsitektur tersebut mulai tahun fiskal 2029. Kolaborasi ini tetap berjalan meski rencana merger keduanya dibatalkan tahun lalu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menyelaraskan investasi riset dan pengembangan di tengah tekanan biaya tenaga kerja yang meningkat serta kebijakan tarif impor dari AS.
CEO Honda, Toshihiro Mibe, berhasil mempertahankan posisinya di dewan direksi setelah mendapatkan dukungan kuat dari pemegang saham pada Juni, di tengah kritik dari mantan eksekutif terkait kinerja perusahaan. Dengan tekanan dari persaingan global, kenaikan biaya operasional, dan kebutuhan investasi besar dalam teknologi, sumber internal menyebut bahwa situasi saat ini tidak memungkinkan penundaan. Target penghematan 2030 sebesar 1,5 triliun yen (sekitar Rp169,2 triliun) menjadi bagian dari rencana transformasi jangka panjang yang harus dijalankan tanpa kompromi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.
24 Oktober 2026

Honda ADV160 Uji Ketangguhan di Jalur Menantang
Dua puluh jurnalis menguji performa New Honda ADV160 dalam perjalanan 151 kilometer dari Semarang ke Ambarawa melalui berbagai kondisi jalan.
24 Oktober 2026

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

