HP Capital Lepas Saham LUCY Senilai Rp7,12 Miliar
Perusahaan investasi HP Capital Resources menjual total 27,67 juta saham LUCY senilai Rp7,12 miliar dalam tiga transaksi pada Oktober 2026.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 17.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemegang saham strategis PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY), HP Capital Resources, melakukan penjualan saham sebanyak 27.671.200 lembar pada periode 1 hingga 5 Oktober 2026. Transaksi ini dilakukan dalam tiga tahap secara bertahap, dengan nilai total penjualan mencapai Rp7,12 miliar. Harga jual bervariasi antara Rp245 hingga Rp268 per saham, mencerminkan dinamika pasar pada periode tersebut.
Pada hari pertama, 1 Oktober 2026, sebanyak 5.275.700 saham diperjualbelikan dengan harga Rp259 per saham. Hari berikutnya, 2 Oktober, penjualan dilanjutkan dengan 11.761.000 saham dengan harga lebih tinggi, yaitu Rp268 per saham. Penjualan terakhir dilakukan pada 5 Oktober, di mana HP Capital Resources melepas 10.634.500 saham dengan harga Rp245 per saham, menunjukkan penyesuaian harga dalam rentang waktu singkat.
Setelah seluruh transaksi selesai, kepemilikan HP Capital Resources di LUCY berkurang dari 194.275.700 saham menjadi 166.604.500 saham. Proporsi hak suara turun dari 12,83% menjadi 10,99%, mengindikasikan pengurangan pengaruh dalam struktur kepemilikan perusahaan. Penurunan ini menandai perubahan dalam komposisi pemegang saham utama, meskipun belum menyentuh pengendalian manajemen.
Tujuan dari penjualan saham ini disebutkan dalam keterangan resmi yang diterbitkan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu untuk keperluan diversifikasi portofolio dan alokasi aset. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari strategi manajemen keuangan jangka panjang, tanpa memengaruhi operasional atau arah bisnis LUCY secara signifikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

INPS Perkuat Lini Bisnis Otomotif dengan Akuisisi 90% Saham Dealer
Perusahaan induk INPS resmi mengakuisisi 90% saham PT Tri Satria Indah Motor senilai Rp5,8 miliar, menandai ekspansi ke sektor otomotif roda tiga.
6 Oktober 2026

Bursa Mineral Awalnya Gunakan Rupiah dan Dolar AS
OJK pastikan transaksi di Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dapat dilakukan dalam rupiah dan dolar AS pada tahap awal, dengan aturan berbasis POJK 2026.
6 Oktober 2026

Asing Jual Bersih Rp273,81 M, Lima Saham Ini Diborong Investor
Investor asing mencatat penjualan bersih Rp273,81 miliar di sesi I, namun lima saham justru mengalami akumulasi beli signifikan, didorong sentimen domestik dan global.
6 Oktober 2026

Tujuh Perusahaan Siap Melantai di BEI, Dua Beraset Jumbo
Sebanyak tujuh perusahaan telah masuk pipeline IPO di Bursa Efek Indonesia hingga akhir kuartal IV 2026, termasuk dua dengan aset di atas Rp250 miliar.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya

Petani Karet Keluhkan Dukungan Pemerintah yang Minim
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.42 WITA

BUVA Gelar Rights Issue Rp1,54 Triliun untuk Perluas Pengembangan Properti
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA

Rupiah Sempat Melemah, Akhirnya Menguat Tipis di Rp17.890
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA

Euro Sentuh Level Terendah 17 Bulan Akibat Tekanan Fiskal Prancis
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA

IHSG Melonjak 1,21% ke Level 6.192 di Tengah Kenaikan Sektor Energi
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA

Franky Widjaja Resmi Jadi Pemilik KETR Lewat Sinar Mas
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA

Rosan: BKPM Tetap Berjalan, Koordinasi Jadi Fokus Utama
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA
Undang-Undang Ketenagakerjaan Baru Tegaskan Perlindungan dan Keadilan di Tempat Kerja
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.39 WITA

