Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

ICM Perkuat Perlindungan Siswa Pasca Dugaan Kekerasan Seksual

Sekolah Insan Cendekia Madani menyampaikan permohonan maaf dan memperkuat sistem perlindungan siswa pasca kasus dugaan kekerasan seksual terhadap tenaga pengajar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
ICM Perkuat Perlindungan Siswa Pasca Dugaan Kekerasan Seksual📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) secara tegas menyatakan tanggung jawab penuh atas dugaan kekerasan seksual yang melibatkan salah satu tenaga pengajar, serta menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh siswa, orang tua, dan masyarakat yang terdampak. Peristiwa tersebut dinilai telah menimbulkan trauma dan kekhawatiran yang mendalam, sehingga ICM menegaskan komitmen untuk melakukan pembenahan sistemik tanpa penundaan.

Sejak 25 Agustus 2026, terduga pelaku, NAA, telah dinonaktifkan secara permanen dan tidak lagi diperbolehkan mengakses lingkungan sekolah maupun berinteraksi dengan siswa. ICM juga menegaskan bahwa proses hukum yang sedang berjalan akan dihormati sepenuhnya, serta siap memberikan dukungan penuh kepada pihak berwajib, termasuk penyediaan dokumen dan keterangan yang diperlukan untuk kepentingan penyelidikan.

Sebagai bentuk respons kemanusiaan, ICM telah menyiapkan pendampingan psikologis bagi siswa dan keluarga yang terdampak. Layanan ini diselenggarakan secara sensitif, dengan memperhatikan kebutuhan individu dan keputusan keluarga tanpa paksaan. Identitas para korban tetap dijaga kerahasiaannya, sejalan dengan prinsip perlindungan anak dan privasi.

Dalam upaya mencegah kejadian serupa di masa depan, ICM melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sistem perlindungan siswa. Dewan pembina, pengurus yayasan, dan pimpinan sekolah akan secara aktif mengawasi pelaksanaan perbaikan sistem, termasuk penguatan mekanisme pelaporan, pelatihan karyawan, dan pengawasan internal. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman kekerasan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya