IHSG Anjlok 11,57% Usai MSCI Buka Konsultasi Reklasifikasi Pasar Modal
Pasar modal Indonesia terpukul berat setelah MSCI buka konsultasi pengubahan klasifikasi dari Emerging Market ke Standalone Market, memicu penurunan IHSG hingga 11,57% pada hari Jumat.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 17.48 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari Jumat dengan penurunan signifikan sebesar 11,57%, atau turun 678,67 poin, ke level 5.185,11. Penurunan ini terjadi setelah MSCI mengumumkan pembukaan proses konsultasi terhadap potensi penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market ke Standalone Market. Kondisi ini memicu reaksi cepat dari pelaku pasar, dengan IHSG mengalami trading halt pada sesi pembukaan akibat penurunan melebihi ambang 8 persen.
Kekhawatiran muncul dari dugaan rendahnya transparansi kepemilikan saham serta indikasi praktik perdagangan terkoordinasi yang belum sepenuhnya teratasi. Menurut analis dari Pilarmas Investindo Sekuritas, belum terdapat kemajuan konsisten dalam tata kelola pasar ekuitas Indonesia, termasuk dalam penegakan hukum dan pengawasan aktivitas perdagangan. Jika klasifikasi diputuskan turun, Indonesia akan dikeluarkan dari indeks utama MSCI karena dianggap memiliki hambatan signifikan bagi investor asing.
Proses konsultasi MSCI terbuka bagi semua pelaku pasar hingga 30 April 2027, dengan keputusan akhir dijadwalkan diumumkan pada atau sebelum 30 Juni 2027. Selama periode ini, pasar akan terus menilai dampak kebijakan global terhadap aliran modal dan kepercayaan investor. Di tengah tekanan domestik, bursa Asia secara umum menguat, didorong oleh kenaikan indeks Wall Street yang dipengaruhi penurunan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun dan penurunan aksi jual saham teknologi.
Dari sisi sektoral, seluruh 11 sektor dalam Indeks Sektoral IDX-IC mengalami koreksi, dengan sektor barang baku menjadi yang paling terdampak turun 13,26%, disusul kesehatan (-12,84%) dan infrastruktur (-12,87%). Dari sisi saham, BSWD, ABDA, TRUK, CBPE, dan PTSP menjadi yang paling naik, sementara APIC, BBKP, BELI, BFIN, dan BHIT menjadi yang paling turun. Volume perdagangan mencapai 66,78 miliar lembar saham senilai Rp31,73 triliun dalam 2,11 juta transaksi, dengan 812 saham melemah, 11 naik, dan 140 tidak bergerak.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Elektabilitas PSI Berada di Bawah NasDem dalam Survei IPO
Survei IPO menunjukkan elektabilitas PSI mencapai 2,9 persen, berada di posisi kesembilan dari 18 partai, tertinggal dari NasDem yang meraih 4,2 persen.
25 Oktober 2026

Cak Imin Dorong Pemberdayaan bagi Penerima Bansos
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menekankan pentingnya anggaran pemberdayaan untuk penerima bantuan sosial guna kurangi ketergantungan dan tingkatkan kemandirian ekonomi.
25 Oktober 2026

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Fokus Tindak Pengguna HP dan Pelanggaran Berbahaya
Operasi Patuh 2026 resmi digelar mulai 26 Oktober hingga 8 November, menekankan penindakan terhadap pelanggaran seperti penggunaan ponsel saat berkendara, melawan arus, dan pelanggaran lain yang terdeteksi kamera ETLE.
25 Oktober 2026

Dana Otsus Aceh Harus Dorong Kemandirian Fiskal Pasca-2027
Direktur Jenderal Bina Adwil menegaskan bahwa Dana Otsus Aceh perlu menjadi pendorong kemandirian fiskal melalui pengelolaan yang transparan dan berorientasi hasil sejak 2027.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Kalbar Tekankan Penyelesaian BBM dan Listrik dalam Rapat Koordinasi
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.24 WITA

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Gagal Digagalkan Tim Gabungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.23 WITA

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.23 WITA

Pemprov DKI Siapkan Relokasi Pedagang Selama Revitalisasi Taman Puring
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.22 WITA

Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik Menurut Survei Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.21 WITA

Ribuan Bakat Muda Bersaing di Blispi Youth Cup 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.21 WITA

Gereja Taman Harapan Resmi Beroperasi Setelah 25 Tahun Menunggu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.21 WITA

Jakarta Tumbuh di Tengah Tantangan Global
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.20 WITA

