Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Bangkit Usai Koreksi Tajam, OJK Tekankan Reformasi Berkelanjutan

Pasar modal Indonesia menunjukkan kebangkitan setelah terpuruk akibat pengumuman MSCI, sementara OJK menegaskan komitmen reformasi tanpa henti demi kepercayaan investor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 18x dibuka
IHSG Bangkit Usai Koreksi Tajam, OJK Tekankan Reformasi Berkelanjutan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan tren pemulihan setelah mengalami koreksi tajam lebih dari 11% pada Jumat pekan lalu, menyusul keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengancam menurunkan peringkat pasar saham Indonesia ke status standalone market. Pada perdagangan Selasa (20/10/2026), IHSG berhasil rebound hingga 5,27% dan berada di level 5.259,76, menjadi angin segar bagi para pelaku pasar yang sempat cemas.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa dirinya belum sempat beristirahat sejak peristiwa tersebut terjadi, termasuk selama akhir pekan. Ia menyampaikan bahwa pihaknya tetap fokus melanjutkan berbagai reformasi struktural di pasar modal, termasuk peningkatan integritas, keterbukaan informasi, serta penguatan penegakan hukum. Upaya ini, menurutnya, merupakan fondasi utama untuk membangun kepercayaan jangka panjang.

Ia menekankan pentingnya membedakan antara dampak fundamental dan sentimen pasar dalam menilai kinerja pasar modal. Secara fundamental, kinerja emiten pada kuartal kedua 2026 menunjukkan peningkatan dalam pendapatan dan laba. Sementara itu, kapitalisasi pasar, jumlah emiten tercatat, dan rasio harga saham terhadap laba (PE) tetap dalam posisi menarik, yang mencerminkan kesehatan ekonomi Indonesia yang solid.

Dalam kesempatan itu, Kiki—sapaan akrabnya—menyampaikan rasa syukur atas pergerakan positif hari ini dan mengajak para hadirin, khususnya para kiai, untuk mendoakan agar proses pemulihan pasar berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa dukungan spiritual dan kepercayaan publik menjadi bagian penting dari stabilitas pasar. Ia juga menekankan bahwa meski kondisi terasa berat, langkah-langkah strategis terus dilakukan tanpa henti.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya